infosatu.co
OLAHRAGA

KONI Kaltim Siapkan Strategi Pendanaan Baru, Bidik Target Ambisius di PON 2028

Teks: Ketua Umum KONI Kaltim, Anderiy Syachrum saat ditemui awak media di Kantor KONI Kaltim pada Rabu, 1 Juli 2026. (Infosatu.co/Ratu)

Samarinda, Infosatu.co – Di tengah keterbatasan anggaran, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur mulai menyiapkan strategi baru dalam pendanaan organisasi. Ketua KONI Kaltim Anderiy Syachrum menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana hibah pemerintah.

Hal itu disampaikan Anderiy saat ditemui di Gedung KONI Kaltim, Rabu, 1Juli 2026. Ia mengakui bahwa kondisi fiskal saat ini menjadi tantangan yang tidak hanya dialami Kalimantan Timur, tetapi juga daerah lain di Indonesia.

“Kami cukup sadar dengan kondisi fiskal saat ini. Karena itu, ke depan kami tidak akan lagi bergantung pada program lama yang hanya mengandalkan dana hibah APBD,” ujarnya.

Sebagai solusi, KONI Kaltim akan mendorong program kemitraan dengan pihak swasta, termasuk perusahaan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Salah satu konsep yang ditawarkan adalah program “Bapak Angkat Cabang Olahraga”.

Dalam skema ini, perusahaan akan langsung memberikan dukungan kepada cabang olahraga, atlet, dan pelatih tanpa melalui perantara pengurus.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah dari sponsor benar-benar sampai ke atlet dan pelatih. Pengurus hanya memonitor dan melihat perkembangan prestasi,” jelasnya.

Langkah ini juga ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan pihak swasta, yang selama ini kerap khawatir terhadap transparansi pengelolaan dana.

“Kami harus bisa meyakinkan mereka bahwa ini bentuk investasi yang jelas dan tepat sasaran,” tambahnya.

Selain pembenahan sistem pendanaan, Anderiy juga menegaskan target besar KONI Kaltim di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ia menyebut target tersebut ambisius, namun tetap realistis dan terukur.

“Kami ingin membawa Kalimantan Timur masuk dalam jajaran provinsi terbaik secara nasional, dengan perolehan medali yang lebih baik dari PON sebelumnya,” katanya.

Ia juga berharap Kaltim bisa kembali menjadi kekuatan utama di luar Pulau Jawa, setelah sebelumnya sempat mendapat persaingan ketat dari daerah lain.

“Mudah-mudahan kita bisa kembali ke posisi itu,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Anderiy menekankan pentingnya dukungan penuh dari pemerintah daerah serta sinergi dengan seluruh stakeholder olahraga.

“Kami yakin dengan dukungan provinsi dan kerja sama semua pihak, target itu bisa kita capai,” tegasnya.

Dengan pendekatan baru yang lebih transparan dan kolaboratif, KONI Kaltim optimistis mampu menghadapi tantangan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah di level nasional.

Related posts

Pemindahan Lampu Stadion Palaran ke Segiri Tunggu Kajian Teknis

Emmy Haryanti

Nakhodai KONI Kaltim, Anderiy Syachrum Tancap Gas Cabor Unggulan

Ratu

Mbappe Bersinar, Prancis Singkirkan Swedia 3-0 dan Melaju ke Babak 16 Besar

Rizki