infosatu.co
OLAHRAGA

5 Alasan Berenang Bisa Menjadi Pilihan Olahraga yang Ramah bagi Tubuh

Teks: 5 Alasan Berenang Bisa Menjadi Pilihan Olahraga yang Ramah bagi Tubuh. (Istimewa)

Samarinda, Infosatu.co – Berenang bukan hanya sekadar aktivitas rekreasi di air, tapi juga olahraga yang dapat menjadi pilihan untuk menjaga kebugaran karena melibatkan banyak kelompok otot sekaligus memberikan beban yang relatif rendah pada persendian.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga memasukkan berenang sebagai salah satu latihan yang dapat membantu meningkatkan kebugaran, melatih pernapasan, kekuatan otot, fleksibilitas, serta menjaga kesehatan sendi.

Lantas, apa yang membuat berenang dianggap cukup ramah bagi tubuh?

1. Beban pada Sendi Relatif Lebih Rendah

Saat berada di dalam air, daya apung membantu menopang sebagian berat tubuh. Kondisi ini membuat tekanan pada sendi penopang tubuh menjadi lebih rendah dibandingkan sejumlah aktivitas yang dilakukan di darat.

Kemenkes menyebut berenang sebagai salah satu olahraga yang ramah terhadap sendi. Aktivitas di air juga dapat membantu orang dengan masalah sendi tetap aktif tanpa memberikan beban sebesar olahraga tertentu di darat.

CDC juga menyebut latihan di air memungkinkan seseorang berolahraga lebih lama tanpa peningkatan nyeri pada sendi atau otot, dan manfaat tersebut dapat dirasakan terutama oleh orang dengan arthritis atau osteoarthritis.

2. Melatih Banyak Kelompok Otot

Berenang membutuhkan koordinasi gerakan tangan, kaki, batang tubuh, serta pengaturan pernapasan. Gerakan tersebut membuat berbagai kelompok otot bekerja secara bersamaan.

Kemenkes mencatat berenang dapat membantu membangun massa otot dan meningkatkan fleksibilitas karena tubuh bergerak melawan tekanan air.

Namun, berenang tidak otomatis menggantikan seluruh jenis latihan. WHO tetap merekomendasikan orang dewasa melakukan latihan penguatan otot setidaknya dua hari dalam seminggu sebagai bagian dari aktivitas fisik.

3. Baik untuk Kebugaran Jantung dan Pernapasan

Berenang termasuk aktivitas aerobik yang membuat jantung dan sistem pernapasan bekerja lebih aktif. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas fisik seperti ini dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiorespirasi.

Kemenkes menyebut berenang dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung serta mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Manfaat tersebut sejalan dengan rekomendasi WHO yang menganjurkan orang dewasa melakukan 150-300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75-150 menit aktivitas intensitas berat.

4. Bisa Menjadi Pilihan bagi Orang dengan Masalah Sendi

Berenang dapat menjadi alternatif bagi orang yang kesulitan melakukan olahraga dengan banyak benturan.

Kemenkes menyebut aktivitas ringan seperti berenang atau berjalan kaki dapat membantu meningkatkan fungsi sendi dan mengurangi kekakuan pada penderita osteoarthritis.

Meski demikian, bukan berarti setiap orang dengan keluhan sendi otomatis cocok berenang. Jenis gerakan, intensitas, kondisi kesehatan, serta kemampuan individu tetap perlu dipertimbangkan.

5. Tetap Bisa Memberikan Manfaat Meski Dimulai Bertahap

Tidak perlu langsung berenang dalam waktu lama atau dengan intensitas tinggi untuk mendapatkan manfaat aktivitas fisik.

WHO menekankan bahwa aktivitas fisik dalam jumlah berapa pun lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali. Bagi orang yang sebelumnya jarang berolahraga, aktivitas sebaiknya dimulai dari kemampuan yang dapat ditoleransi dan ditingkatkan secara bertahap.

Kemenkes juga menganjurkan melakukan pemanasan sebelum berenang untuk membantu mencegah kram atau kejang otot.

Bukan Berarti Berenang Tanpa Risiko

Meski relatif ramah terhadap sendi, berenang tetap merupakan aktivitas fisik yang memiliki risiko. Teknik yang kurang tepat, latihan berlebihan, atau kondisi kolam yang tidak aman dapat menyebabkan cedera.

Risiko lain yang tidak boleh diabaikan adalah tenggelam. Karena itu, kemampuan berenang, kondisi lingkungan kolam, pengawasan terhadap anak-anak, dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan tetap menjadi hal penting.

CDC juga mengingatkan bahwa aktivitas di lingkungan perairan rekreasi dapat memiliki risiko cedera maupun penyebaran penyakit sehingga kebersihan dan keselamatan kolam perlu diperhatikan.

Jadi, Apakah Berenang Cocok untuk Semua Orang?

Berenang bisa menjadi salah satu pilihan olahraga yang baik karena minim benturan, melibatkan banyak otot, dan memberikan latihan aerobik. Namun, istilah “ramah bagi tubuh” bukan berarti otomatis aman untuk setiap orang dalam segala kondisi.

Bagi pemula, pendekatan yang paling aman adalah memulai secara bertahap, melakukan pemanasan, menggunakan teknik yang benar, dan menyesuaikan intensitas dengan kemampuan tubuh.

Related posts

14 Cabor Belum Masuk Usulan Porprov Kaltim, Kebutuhan Anggaran Jadi Pertimbangan

Rizki

Atlet Kaltim Benaya Rafael Warkey Raih Perunggu di Asian Taekwondo Indonesia Open 2026

Rizki

Tiga Kali Juara Umum, Perbasi Samarinda Minta Fasilitas Basket Jadi Perhatian

Rizki