infosatu.co
Pasuruan

Bawaslu Kota Pasuruan Gandeng Kampus, Cetak Mahasiswa Jadi Garda Pengawas Demokrasi

Teks: Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, (infosatu.co/Koko).

Kota Pasuruan, infosatu.co – Komitmen memperkuat demokrasi berbasis pendidikan, terus ditunjukkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan, Jawa Timur (Jatim).

Kali ini, langkah progresif diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bawaslu bersama Universitas Yudharta.

Kerja sama strategis yang berlangsung di lingkungan kampus tersebut, menjadi tonggak penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) ke dunia akademik.

Kehadiran delegasi Bawaslu disambut langsung jajaran pimpinan universitas, mulai dari Dekan FISIP Dr. Any Urwatul Wusko hingga Wakil Rektor IV Dr. Ahmad Ma’ruf, beserta para ketua program studi.

Dalam sinergi ini, Bawaslu Kota Pasuruan mendorong pemanfaatan program Massive Open Online Course (MOOC) sebagai inovasi pembelajaran digital.

Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif terkait mekanisme kepemiluan sekaligus strategi pengawasan partisipatif.

Tak sekadar wacana, pihak Universitas Yudharta langsung merespons dengan langkah konkret.

Dekan FISIP, Dr. Any Urwatul Wusko, mengungkapkan bahwa program MOOC Bawaslu tengah dijajaki untuk dikonversikan setara 3 SKS atau sekitar 135 jam pembelajaran.

Integrasi ini dinilai sangat relevan dengan mata kuliah Sistem Politik, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang diakui secara akademik melalui sertifikasi resmi.

Lebih dari itu, kerja sama ini juga membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke lapangan.

Program magang di kantor Bawaslu Kota Pasuruan dijadwalkan berlangsung pada Agustus hingga September mendatang.

Selain itu, kedua pihak juga sepakat memperkuat kolaborasi dalam publikasi ilmiah serta pengembangan “Pojok Statistik” sebagai pusat data dan informasi kepemiluan yang akurat dan terpercaya.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata membangun benteng demokrasi dari kalangan akademisi.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam kontestasi politik. Mereka harus menjadi aktor pengawas yang cerdas, kritis, dan berintegritas,” katanya.

“Melalui kerja sama ini, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk terlibat aktif, baik melalui platform digital maupun praktik langsung di lapangan,” tegasnya, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa 14 April 2026.

Ia menambahkan, sinergi antara Bawaslu dan dunia kampus merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

“Ini adalah langkah progresif. Ketika pemikiran kritis akademisi bersatu dengan semangat muda mahasiswa dan kerja-kerja pengawasan Bawaslu, maka integritas Pemilu di Kota Pasuruan akan semakin kuat dan terjaga,” pungkasnya.

Related posts

Pedang Pora Iringi Ikatan Suci, Dandim Pasuruan Sematkan Cincin di Pernikahan Perwira TNI AD

Zainal Abidin

Antisipasi Bentrokan Suporter, Polres Pasuruan Siagakan Personel di Exit Tol Purwodadi

Zainal Abidin

Warga Lapor di Call Center 110, Polres Pasuruan Kota Bubarkan Balapan Liar, 4 Remaja Diamankan

Zainal Abidin