infosatu.co
EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi Belum Cukup Jika Warga Belum Merasakan Kesejahteraan

Teks: Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji. (Emmi/infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari tingginya angka pertumbuhan ekonomi. Di balik berbagai capaian pembangunan yang diraih daerah, masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya menikmati manfaatnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengatakan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi tantangan yang terus diupayakan pemerintah provinsi melalui berbagai program di sektor pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata, bukan sekadar menghasilkan pertumbuhan ekonomi di atas kertas.

“Masih ada masyarakat yang perlu mendapat perhatian lebih. Karena itu pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan melalui berbagai program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian pemerintah adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, akses pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan yang merata, serta penguatan ekonomi masyarakat terus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah.

Ia menilai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi ukuran penting untuk melihat sejauh mana pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Sebab, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan memiliki arti besar apabila tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain fokus pada aspek kesejahteraan, Pemprov Kaltim juga menaruh perhatian besar terhadap kondisi sosial masyarakat yang majemuk. Seno menegaskan pembangunan akan sulit berjalan optimal apabila tidak didukung situasi yang aman, harmonis, dan kondusif.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya yang dimiliki Kaltim merupakan modal sosial yang harus dijaga bersama. Kerukunan masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan stabilitas daerah sekaligus mendukung keberlangsungan pembangunan.

“Kerukunan harus terus dijaga karena menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun Kalimantan Timur yang maju, sejahtera, dan tetap kokoh dalam bingkai NKRI,” tegasnya.

Untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan menjaga harmoni sosial, pemerintah daerah terus berkolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melalui berbagai program pembinaan wawasan kebangsaan dan penguatan persatuan masyarakat.

Seno menambahkan, nilai-nilai Pancasila tetap menjadi landasan penting dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman.

“Dengan semangat persatuan dan pemerataan kesejahteraan, pemerintah berharap pembangunan di Kaltim dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

Ekonomi Lesu, Helmi Abdullah Ingatkan Peluang Besar dari Program MBG

Emmy Haryanti

Kenaikan Pajak UMKM hingga Enam Kali Lipat Dipersoalkan, Akademisi Ingatkan Efek Jurang Fiskal

Emmy Haryanti

Ekonomi Lesu, Pembelian Sapi Kurban di Samarinda Ikut Menyusut

Rizki