infosatu.co
POLITIK

PDIP Tunggu Keputusan DPP untuk Isi Kursi DPRD Bontang yang Kosong

Teks: Ketua Fraksi PDIP DPRD Bontang Winardi (Kanan) menyebut proses PAW untuk mengisi kursi DPRD yang ditinggalkan almarhum Maming masih menunggu keputusan DPP PDIP. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, Infosatu.co – Proses Penggantian Antar Waktu (PAW) untuk mengisi kursi DPRD Kota Bontang yang kosong pascawafatnya Wakil Ketua DPRD Bontang, almarhum Maming, masih menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Saat ini, partai berlambang banteng tersebut memastikan seluruh tahapan pengusulan telah berjalan sesuai mekanisme organisasi dan tengah berproses di tingkat pusat.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bontang Winardi mengatakan pihaknya masih menunggu terbitnya surat keputusan resmi dari DPP sebagai dasar untuk melanjutkan proses PAW.

“Sudah berproses, jadi kita tunggu saja ya. Mengenai target, kalau dari kami maunya sesegera mungkin,” ujarnya, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurut Winardi, penentuan nama pengganti tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melewati tahapan administrasi dan pleno berjenjang di internal partai.

Usulan calon terlebih dahulu dibahas di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), kemudian diteruskan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk diplenokan sebelum diajukan ke DPP.

Ia menjelaskan, seluruh proses tersebut dilakukan untuk memastikan keputusan yang diambil memiliki dasar administrasi dan legalitas yang jelas.

“Prosesnya harus tetap diplenokan di DPD. Jadi tahapan itu usulan nama dari DPC ke DPD, kemudian diplenokan lagi di DPD. Biar bagaimana pun, kita tetap menunggu berita acara dan SK dari DPP,” jelasnya.

Terkait figur yang berpeluang mengisi kursi legislatif yang ditinggalkan almarhum Maming, Winardi mengisyaratkan secara struktur partai peluang tersebut cenderung mengarah kepada pimpinan partai di tingkat daerah.

Selain faktor struktural, perolehan suara pada pemilihan legislatif juga menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penentuan nama yang akan diajukan.

“Nah, kalau itu cenderungnya ke ketua partai. Beliau juga perolehan suara terbanyak. Secara struktural, umumnya kan memang ketua partai,” katanya.

Meski demikian, Winardi menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PDI Perjuangan. Karena itu, seluruh kader diminta menunggu hasil keputusan resmi yang nantinya akan menjadi dasar pelaksanaan PAW di DPRD Kota Bontang.

Related posts

Siap Fasilitasi Konfercab GMKI, Helmi Abdullah Ajak Mahasiswa Rawat Kerukunan

Emmy Haryanti

Gerindra Bantah Hubungan Rudy dan Seno Retak

Emmy Haryanti

BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Miliaran Rupiah, DPRD Kaltim Pastikan Jadi Bahan Rekomendasi

Emmy Haryanti