infosatu.co
EKONOMI

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80,63 Persen, Peluang Ekonomi Digital Kian Terbuka

Teks: Kadis Kominfo Kaltim Muhammad Faisal (tengah) saat menjadi pemateri di kegiatan wartawan legend. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Tingkat penetrasi internet di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi internet di Benua Etam pada 2024-2025 mencapai 80,63 persen atau berada di atas rata-rata nasional.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal. Ia mengatakan tingginya angka tersebut menunjukkan akses masyarakat terhadap layanan digital semakin luas.

“Setiap tahun terus meningkat. Data APJII menunjukkan penetrasi internet di Kaltim mencapai 80,63 persen dari jumlah penduduk. Ini angka yang cukup tinggi,” ungkapnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Wartawan Legend yang memaparkan terkait jurnalistik vs media sosial di Provinsi Kaltim yang diselenggarakan di Hotel Claro Pandurata Komplek Gor Kadie Oening, Sabtu 13 Juni 2026.

Menurut Faisal, tingginya jumlah pengguna internet menjadi peluang besar bagi berbagai sektor, termasuk industri media, ekonomi digital, hingga pengembangan usaha berbasis teknologi.

Ia menilai anggapan bahwasannya Kaltim masih didominasi wilayah blank spot tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya. Sebab, jumlah masyarakat yang aktif menggunakan internet terus bertambah dari tahun ke tahun.

Selain itu, mayoritas masyarakat mengakses internet menggunakan data seluler. Berdasarkan data yang dipaparkannya, sekitar 71 persen pengguna internet di Kaltim memanfaatkan kuota pribadi untuk terhubung ke dunia maya.

“Artinya, keinginan masyarakat untuk mengakses internet memang tinggi. Mereka tidak hanya mengandalkan WiFi atau fasilitas internet gratis, tetapi menggunakan kuota mereka sendiri,” jelasnya.

Faisal menambahkan, kondisi tersebut dapat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di daerah, terutama di tengah semakin berkembangnya berbagai layanan berbasis internet.

“Saya berharap tingginya penetrasi internet dapat diimbangi dengan peningkatan literasi digital agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara produktif,” pungkasnya.

Related posts

Kadin Kaltim Ingatkan Pengusaha Lokal Tak Tertinggal di Tengah Geliat Investasi IKN

Rizki

Pengendalian Inflasi Bontang Fokus pada Stabilitas Pasokan dan Distribusi

Rizki

Pasokan Berkurang, Harga Bawang Merah dan Ayam Potong Merangkak Naik di Pasar Segiri

Emmy Haryanti