Samarinda, Infosatu.co – Perkembangan teknologi digital menghadirkan berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik manfaat tersebut, muncul tantangan baru bagi keluarga.
Para ahli menilai kesehatan mental orang tua menjadi salah satu faktor penting yang menentukan tumbuh kembang anak di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital.
Hal itu mengemuka dalam Webinar Forum Diskusi Publik bertajuk “Pentingnya Kesehatan Mental Orang Tua Bagi Tumbuh Kembang Anak Pada Era Digital” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan DPR RI secara daring, Rabu, 8 Juli 2026.
Anggota DPR RI Sukamta mengatakan orang tua kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain banjir informasi, mereka juga harus mampu melindungi anak dari berbagai ancaman di ruang digital, seperti perundungan siber, judi online, narkoba, hingga berbagai bentuk kejahatan digital.
“Menghadapi dunia digital memerlukan kesadaran dan kewarasan dari orang tua agar anak-anak memperoleh bimbingan dari orang yang lebih dewasa dan lebih berpengalaman,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Sains Indonesia Endah Murtiana Sari menjelaskan kondisi mental orang tua memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan emosional, sosial, hingga karakter anak.
Menurutnya, anak tidak membutuhkan sosok orang tua yang sempurna, melainkan orang tua yang mampu hadir secara utuh dalam kehidupan mereka.
“Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna. Anak membutuhkan orang tua yang hadir, tenang, dan penuh kasih,” katanya.
Ia menilai keluarga yang sehat secara mental akan melahirkan anak-anak yang lebih percaya diri, bahagia, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
Karena itu, Endah mengajak para orang tua membangun komunikasi yang hangat di dalam keluarga, menetapkan aturan penggunaan gawai secara bijak, serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti peran orang tua.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo Agung Mabruri Asrori mengingatkan ancaman digital kini semakin dekat dengan kehidupan anak-anak, termasuk maraknya praktik judi online.
Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak dalam menggunakan internet.
“Keluarga merupakan model utama yang membentuk kebiasaan, nilai, dan sikap anak terhadap penggunaan internet. Orang tua harus menjadi teladan yang baik dalam menggunakan telepon genggam dan media sosial,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi, mempererat silaturahmi, serta menyebarkan nilai-nilai positif, sekaligus menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang merusak moral generasi muda.
Menutup paparannya, Endah kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak.
“Mari kita menjaga kesehatan mental agar suasana di dalam rumah tetap dipenuhi energi positif. Dengan demikian, anak-anak akan tumbuh bahagia, percaya diri, dan mampu menjadi generasi emas yang berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
