Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersiap meluncurkan produk air minum dalam kemasan yang diproduksi perusahaan daerah sebagai salah satu upaya memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan seluruh proses perizinan produk tersebut telah rampung sehingga peluncuran resmi dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.
Menurutnya, produk air minum tersebut telah melalui berbagai tahapan pengujian kualitas dan diyakini mampu bersaing dengan produk-produk yang telah lebih dahulu beredar di pasaran.
“Silakan masyarakat menguji kualitasnya dengan metode apa pun. Kami optimistis kualitas air minum ini mampu bersaing dengan berbagai produk yang sudah ada,” katanya, Selasa 30 Juni 2026.
Andi Harun menjelaskan, produk tersebut akan dipasarkan dalam berbagai ukuran kemasan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tahap awal distribusi akan difokuskan di Kota Samarinda sebelum diperluas ke kabupaten/kota lain di Kaltim.
Selain itu, pemerintah juga tengah menyusun strategi pemasaran agar produk air minum daerah tersebut mampu memperoleh pangsa pasar (market share) yang lebih luas.
Target jangka panjangnya tidak hanya menjadikan produk tersebut sebagai kebanggaan Kota Tepian, tetapi juga sebagai sumber pendapatan baru yang dapat memperkuat kinerja perusahaan daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
“Harapan kami setelah menguasai pasar Samarinda, produk ini bisa berkembang ke seluruh Kaltim. Bahkan kalau memungkinkan, tahun depan dapat dipasarkan ke luar daerah,” tuturnya.
Orang nomor satu di Samarinda itu menilai, selain mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peluncuran produk tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Samarinda mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki daerah.
“Saya optimistis inovasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal sekaligus memperkuat peran perusahaan daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.
