Samarinda, Infosatu.co – Transformasi pendidikan di era digital menuntut kepala sekolah tidak hanya memahami manajemen sekolah, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Tantangan ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda dalam menyiapkan kepala sekolah yang kompeten dan tidak gagap teknologi.
Sebanyak 18 kepala sekolah baru dari jenjang TK, SD, dan SMP mengikuti kegiatan pembekalan yang digelar Disdikbud Samarinda sebagai langkah awal sebelum menjalankan tugas di satuan pendidikan masing-masing. Pembekalan ini menjadi bagian penting untuk memastikan para pemimpin sekolah memahami peran strategisnya di tengah perubahan sistem pendidikan.
Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dasar Disdikbud Samarinda Dina Andriana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses pengangkatan kepala sekolah yang telah dilakukan sebelumnya.
“Untuk kegiatan hari ini adalah pembekalan kepala sekolah yang pengangkatan kemarin sebanyak 18 orang, dari TK, SD, dan SMP. Sebenarnya pembekalan ini sudah dijadwalkan sebelumnya, tetapi karena agenda padat, baru bisa dilaksanakan hari ini dan besok,” ujarnya pada Rabu, 1 Juli 2026 di Gedung Disdikbud Kota Samarinda.
Ia menegaskan bahwa pembekalan ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai narasumber, seperti Inspektorat yang membahas kedisiplinan, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Selain itu, materi juga disampaikan oleh bidang terkait di Disdikbud serta pengawas sekolah dari masing-masing jenjang pendidikan.
Menurut Dina, materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada tugas administratif, tetapi juga menekankan pemahaman mendasar tentang peran kepala sekolah sebagai guru yang mendapat tugas tambahan sebagai pemimpin. Hal ini penting agar kepala sekolah tetap memiliki orientasi pada proses pembelajaran di sekolah.
“Pada dasarnya tugas pokok mereka adalah guru, hanya diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Jadi mereka harus paham betul bagaimana pembelajaran berjalan, bagaimana mengelola sekolah, serta bagaimana menangani persoalan yang muncul,” jelasnya.
Selain itu, pembekalan juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Dina menegaskan bahwa kepala sekolah masa kini tidak boleh tertinggal dalam hal teknologi.
“Kita sekarang berpatokan pada perkembangan teknologi. Jangan sampai ada kepala sekolah yang gaptek. Karena itu, yang dipilih memang orang-orang yang sudah kompeten dan melalui proses seleksi yang ketat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi kepala sekolah tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui tahapan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dari pemerintah pusat. Dari sejumlah pendaftar, hanya mereka yang memenuhi persyaratan yang dapat lolos hingga tahap pengangkatan.
Melalui pembekalan ini, Disdikbud berharap para kepala sekolah mampu menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam menjaga kedisiplinan tenaga pendidik serta menciptakan lingkungan sekolah yang tertib dan berkualitas.
“Kami berharap dengan pembekalan ini, mereka paham tugas pokoknya, termasuk bagaimana menjaga disiplin guru dan murid.
“Kami berharap dengan pembekalan ini, mereka paham tugas pokoknya, termasuk bagaimana menjaga disiplin guru dan menindaklanjuti jika ada permasalahan di sekolah,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks, sekaligus mendorong peningkatan mutu sekolah di Kota Samarinda.
