Bontang, Infosatu.co – Fraksi Golkar DPRD Bontang mengingatkan Pemerintah Kota Bontang untuk tetap fokus menangani persoalan pengangguran dan kemiskinan di tengah capaian pembangunan serta kinerja keuangan daerah yang menunjukkan tren positif.
Pandangan tersebut disampaikan Fraksi Golkar dalam rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Bontang Rustam mengatakan pembangunan daerah harus terus diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Program pembangunan harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Selain itu, Fraksi Golkar mendorong pemerintah mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) guna memperkuat kemandirian fiskal.
Menurut mereka, peningkatan PAD penting agar kemampuan pembiayaan pembangunan tidak terlalu bergantung pada transfer pemerintah pusat.
Golkar juga meminta pemerintah daerah tetap memberi perhatian serius terhadap upaya penanggulangan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran.
Pemerintah didorong menciptakan iklim investasi yang mampu membuka lapangan kerja baru dan memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Menanggapi pandangan tersebut, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan Fraksi Golkar.
Ia menegaskan pemerintah akan terus melanjutkan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami sependapat dengan masukan yang disampaikan dan berharap dukungan untuk menjalankan program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Agus Haris mengatakan pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan DPRD sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pembangunan daerah.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah dan DPRD terus terjaga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Bontang,” tutupnya.
