Samarinda, Infosatu.co – Distribusi seragam sekolah gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih berlangsung secara bertahap.
Pengiriman sekitar 20 persen paket seragam sempat tertunda akibat penghentian pelayaran dari Pulau Jawa pada 16-19 September 2026, tetapi pemerintah tetap mempertahankan target seluruh paket selesai disalurkan pada Oktober.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Armin menyebut kendala tersebut berkaitan dengan pengiriman seragam melalui jalur laut. Penghentian pelayaran dilakukan berdasarkan surat edaran Kementerian Perhubungan karena kondisi cuaca.
“Seragam gratis kan ditarget bulan depan, Oktober, insyaallah mudah-mudahan. Kendala sekarang ada sedikit karena cuaca,” kata Armin saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 21 September 2026.
Meski sempat tertunda, Armin memastikan proses produksi seragam telah selesai. Saat ini sekitar 20 persen paket masih menunggu pengiriman dan ditargetkan segera tiba di Kaltim.
“Kalau produksinya sudah selesai, tinggal pengiriman,” ujarnya.
Setelah paket tiba, Disdikbud Kaltim akan melanjutkan distribusi secara bertahap. Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Timur menjadi sejumlah wilayah yang akan menerima penyaluran berikutnya dengan mempertimbangkan paket yang lebih cepat tiba.
“Mungkin yang terdekat dulu lah, yang cepat,” katanya.
Berdasarkan perkembangan distribusi, penyaluran seragam gratis untuk siswa baru di jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB) telah rampung.
Sebanyak 851 siswa dari 34 SLB se-Kaltim telah menerima paket seragam.
Sebelumnya, Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadan mengatakan bantuan tersebut mencakup SLB negeri maupun swasta.
“Kalau untuk SLB ini sudah 100 persen. Kurang lebih 851 siswa angkatan baru sudah menerima paket seragam,” ujar Rahmat.
Untuk jenjang SMK, distribusi masih berjalan. Tahap pertama telah menyalurkan 3.371 paket seragam kepada siswa di tujuh sekolah negeri, terdiri dari tiga SMK di Balikpapan dan empat SMK di Samarinda.
Secara keseluruhan, program seragam gratis untuk jenjang SMK menyasar 13.049 siswa baru dari 78 sekolah di Samarinda dan Balikpapan. Pengiriman dan distribusi berikutnya dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada Oktober.
Rahmat mengatakan sejumlah sekolah masih melakukan pencocokan data siswa, termasuk memastikan ukuran seragam sebelum paket didistribusikan.
“Yang sudah benar-benar selesai itu tujuh sekolah, sementara yang lain masih berproses di sekolah, termasuk memilah dan mencocokkan ukuran sesuai data siswanya,” katanya.
Sementara untuk jenjang SMA dan MA, Disdikbud Kaltim menyiapkan seragam bagi 33.854 siswa baru dari 311 sekolah.
Pada tahap pertama, sebanyak 535 paket telah didistribusikan kepada siswa di tiga sekolah, yakni SMA Negeri 10 Samarinda, SMA Negeri 3 Tenggarong, dan SMA Negeri 2 Sangatta Utara.
Dengan progres tersebut, distribusi seragam gratis Kaltim masih berjalan sesuai tahapan masing-masing jenjang. Kendala pengiriman melalui jalur laut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi distribusi paket yang belum tiba.
Armin memastikan kondisi tersebut tidak mengubah target penyelesaian program.
“Kita target tetap seperti awal. Di Oktober nanti selesai semua,” tutup Armin.
