infosatu.co
PEMERINTAH

Program Lingkungan Jangan Sekadar Seremoni, Camat dan Lurah Diberi Waktu 1×24 Jam Bersihkan Sampah

Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat diwawancarai awak media. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Upaya menjaga lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Namun setiap inovasi di bidang lingkungan hidup benar-benar dijalankan secara berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kelurahan Baqa, Kota Samarinda, Selasa 30 Juni 2026.

Andi Harun mengapresiasi sejumlah inovasi yang ditampilkan, salah satunya gerakan penukaran sampah dengan bibit tanaman. Namun, menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak diukur dari kemeriahan saat peluncuran, melainkan dari konsistensi pelaksanaannya setelah kegiatan selesai.

“Saya senang melihat inovasi seperti penukaran sampah dengan bibit tanaman. Menarik dan enak dipandang. Tetapi pertanyaan yang paling penting, apakah besok masih berjalan? lusa masih berjalan? jangan sampai hanya ditampilkan saat acara berlangsung,” katanya.

Ia mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar tidak sekadar menghadirkan program yang terlihat menarik di atas panggung, tetapi memastikan kegiatan tersebut terus berjalan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Menurutnya, budaya seremonial tanpa tindak lanjut hanya akan menjadi pencitraan yang tidak memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Kalau memang belum sanggup menjalankannya secara berkelanjutan, jangan dulu ditampilkan. Saya tidak suka program yang hanya bagus saat dipresentasikan, tetapi berhenti setelah acara selesai,” tegasnya.

Baginya, perubahan perilaku masyarakat merupakan kunci utama dalam mengatasi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Ia menilai, kepatuhan menjalankan program pemerintah belum tentu melahirkan kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“Yang kita bangun bukan sekadar kepatuhan karena ada instruksi atau peringatan hari lingkungan hidup. Yang ingin kita tumbuhkan adalah kesadaran sehingga masyarakat menjaga lingkungan karena memang merasa itu menjadi tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Selain menyoroti keberlanjutan program, Andi Harun juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi kebersihan di sejumlah wilayah Samarinda. Saat menuju lokasi kegiatan, ia mengaku masih menemukan tumpukan sampah di bahu jalan maupun lahan kosong.

Karena itu, ia langsung menginstruksikan camat dan lurah di wilayah yang dilintasi untuk segera membersihkan area tersebut dalam waktu 1×24 jam.

“Saya masih melihat ada sampah di beberapa titik. Camat dan lurah saya beri waktu 1×24 jam untuk membersihkannya. Besok akan saya cek langsung,” ujarnya.

Menurut Andi Harun, kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab aparatur pemerintahan di wilayah. Karena itu, ia tidak ingin persoalan sampah terus berulang akibat lemahnya pengawasan maupun koordinasi di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Ia juga mendorong agar gerakan kebersihan terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai elemen lainnya.

Menurutnya, semangat gotong royong harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga kebersihan kota tanpa selalu bergantung pada anggaran pemerintah.

“Kalau semua kegiatan kebersihan hanya mengandalkan APBD, lama-kelamaan kita akan terbiasa bergerak karena ada uang, bukan karena rasa tanggung jawab sebagai warga,” tuturnya.

Andi Harun menambahkan, perubahan perilaku dalam mengelola sampah merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebelum berbicara mengenai isu lingkungan yang lebih luas, seperti perubahan iklim maupun penghijauan kota.

“Sampah dulu kita selesaikan bersama. Kalau persoalan sampah bisa kita tangani dengan baik, saya yakin kita akan lebih mudah menghadapi tantangan lingkungan lainnya,” pungkasnya.

Related posts

10 Insinerator Berpotensi Kurangi Hingga 160 Ton Sampah per Hari

Emmy Haryanti

Ingatkan Ancaman Krisis Pangan, Samarinda Diminta Kurangi Ketergantungan Pasokan dari Luar Daerah

Emmy Haryanti

Pimpin Diskominfo Kaltim, Ririn Prioritaskan Serapan Anggaran dan Internet Gratis

Rizki