Samarinda, Infosatu.co – Rotasi jabatan membawa Muhammad Faisal meninggalkan kursi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah dipimpinnya selama lebih dari lima tahun.
Kini, ia dipercaya memimpin Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim dan menyebut penugasan tersebut sebagai back to basic.
“Pertama, jabatan itu amanah, jadi kita harus menerima apa yang memang dibutuhkan. Kedua, ini tour of duty. Saya di Kominfo sudah lima tahun enam bulan. Jadi memang sudah waktunya penyegaran,” ujar Faisal usai dilantik di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 29 Juni 2026.
Faisal mengatakan penugasan di Dinas Pariwisata bukan hal baru baginya. Sebelum memimpin Diskominfo Kaltim sejak 2020, ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda pada 2012-2016 kemudian Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda pada 2016-2019.
“Kalau saya sih happy saja di pariwisata. Ketika di Pemkot Samarinda, saya tujuh tahun di bidang pariwisata. Jadi sebenarnya ini back to basic,” katanya.
Meski telah memiliki pengalaman panjang di sektor pariwisata, Faisal mengaku tidak ingin terburu-buru membuat kebijakan baru. Ia memilih mempelajari terlebih dahulu berbagai program yang telah berjalan di Dinas Pariwisata Kaltim.
“Saya pelajari dulu apa yang sudah dilakukan pejabat terdahulu maupun senior-senior di Dispar Kaltim. Nanti kita lihat apa yang bisa ditingkatkan. Yang jelas, saya ingin hasilnya lebih baik,” tuturnya.
Muhammad Faisal resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kaltim dalam rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilakukan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
Posisi Kepala Diskominfo Kaltim yang ditinggalkannya kini diisi Ririn Sari Dewi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur.
