infosatu.co
PENDIDIKAN

Disdikbud Bontang Siapkan Guru Hadapi Perkembangan AI dan Pembelajaran Coding

Teks: Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, infosatu.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus mendorong peningkatan kompetensi guru agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan pembelajaran berbasis coding di sekolah.

Sekretaris Disdikbud Kota Bontang Saparuddin mengatakan transformasi digital dalam dunia pendidikan menjadi tantangan sekaligus kebutuhan yang harus direspons oleh tenaga pendidik.

Karena itu, guru dituntut untuk terus memperbarui kemampuan dan pengetahuannya agar pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, pemanfaatan berbagai platform digital seperti Canva telah membantu guru dalam menyusun materi pembelajaran yang lebih menarik, interaktif dan mudah dipahami peserta didik.

“Canva itu sangat mempermudah guru dalam menyusun bahan ajar. Banyak fitur yang bisa dimanfaatkan, mulai dari membuat media presentasi, bahan ajar visual, sampai menyusun soal untuk siswa. Itu sangat membantu dalam proses pembelajaran,” ujar Saparuddin saat dihubungi, Jumat, 19 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pembelajaran digital tidak hanya sebatas penggunaan aplikasi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan literasi teknologi tenaga pendidik. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung implementasi berbagai kebijakan pendidikan nasional yang kini semakin mengedepankan pemanfaatan teknologi.

Karena itu, Disdikbud Bontang terus mendukung berbagai program pelatihan yang digelar pemerintah pusat maupun lembaga pendidikan lainnya, termasuk kegiatan yang difasilitasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

“Kami berharap guru-guru memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin. Pelatihan diberikan secara gratis, ada sertifikat, dan ilmunya sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Ini kesempatan yang luar biasa,” katanya.

Saparuddin menambahkan, penguatan kompetensi guru dalam bidang teknologi juga sejalan dengan program Kementerian Pendidikan yang mendorong peningkatan literasi digital, kecerdasan buatan, serta pembelajaran coding bagi tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Di Kota Bontang, tingkat literasi digital guru disebut sudah sangat baik. Capaian tersebut turut didukung program Pemerintah Kota Bontang berupa satu guru satu laptop yang bertujuan mempercepat adaptasi tenaga pendidik terhadap perkembangan teknologi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi harus terus ditingkatkan seiring cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi digital.

“Kalau secara persentase sih hampir 100 persen guru di Bontang sudah mengenal teknologi. Tapi kemajuan teknologi sangat cepat, jadi harus terus di-update. Tidak bisa merasa cukup, karena ilmu pengetahuan akan terus berkembang,” pungkasnya.

Related posts

Gratispol Tak Boleh Abaikan Kewajiban Provinsi

Ratu

SPMB 2026, DPRD Kaltim Tekankan Prioritas Siswa Kurang Mampu di Sekolah Negeri

Ratu

Gaji di Bawah UMP, Negara Belum Hadir Lindungi Guru dan Dosen

Emmy Haryanti