infosatu.co
Samarinda

Potong Hewan Kurban di RPH Samarinda Mulai Rp80 Ribu, Bisa Dipisah Tulang hingga Dikresek

Teks: RPH Tanah Merah Kota Samarinda menyediakan layanan pemotongan hingga layanan tambahan seperti pemisahan tulang hingga pengemasan daging per kresek. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, Infosatu.co – Rumah Potong Hewan (RPH) Tanah Merah Samarinda menyediakan layanan pemotongan hewan kurban dengan tarif dasar mulai Rp80 ribu.

Selain penyembelihan, masyarakat juga dapat meminta layanan tambahan mulai dari pemisahan tulang hingga pengemasan daging per kresek sesuai kebutuhan.

Teks: Kepala RPH Tanah Merah Samarinda Kartika Hatmisari, menjelaskan layanan pemotongan hewan kurban di RPH Samarinda. (Infosatu.co/Adi)

Kepala RPH Tanah Merah Samarinda Kartika Hatmisari menjelaskan, tarif Rp80 ribu tersebut merupakan biaya pelayanan dasar yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).

Pelayanan itu meliputi penggunaan fasilitas rumah potong, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah dipotong, serta proses penyembelihan halal.

“Kalau untuk pelayanannya yang tiga macam tadi, pemeriksaan kesehatan, penggunaan fasilitas rumah potong hewan sama menyembelih itu sama. Mulai dari sebelum lebaran sampai lebaran pun itu Rp80 ribu, sudah ada Perdanya,” ujarnya kepada Infosatu.co, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menjelaskan, RPH pada dasarnya hanya menyediakan pelayanan utama berupa tempat pemotongan, pemeriksaan kesehatan hewan, dan penyembelihan.

Sementara proses pengolahan lanjutan biasanya dilakukan oleh pelaku usaha atau jagal sesuai permintaan masyarakat.

Menurut Kartika, saat Iduladha permintaan layanan tambahan biasanya meningkat karena banyak masyarakat ingin proses pengolahan daging dilakukan sekaligus di lokasi RPH.

Mulai dari pemisahan daging dari tulang, pembagian potongan, hingga pengemasan per kilogram dalam kantong plastik atau kresek dapat dilakukan sesuai permintaan.

“Kalau masyarakat minta sampai dagingnya dipisahkan dari tulangnya, kemudian dikresek satu kilo-satu kilo, itu ada biaya tersendiri,” katanya.

Ia menyebut, biaya tambahan tersebut bervariasi tergantung tingkat pengerjaan yang diminta oleh pemilik hewan kurban. Untuk layanan standar hingga proses pembelahan daging, tarifnya berkisar sekitar Rp250 ribu.

Namun untuk layanan lengkap atau terima beres, biayanya dapat mencapai Rp1 juta.

“Kalau maksimal itu sampai satu juta. Jadi benar-benar tinggal terima beres, bahkan sampai diantar ke rumah,” jelasnya.

Selain pelayanan pemotongan, RPH juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan daging yang dihasilkan layak dikonsumsi masyarakat.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi fisik hewan sebelum dipotong hingga pengecekan organ dalam setelah penyembelihan.

“Kita pastikan hewan itu sehat, tidak cacat, refleksnya bagus. Setelah dipotong juga kita lihat jeroannya, apakah masih layak dikonsumsi atau tidak,” terang Kartika.

Ia menambahkan, tidak semua temuan pada organ hewan membuat seluruh daging harus dibuang. Jika hanya terdapat kerusakan pada bagian tertentu, maka hanya bagian tersebut yang diafkir atau tidak dipakai.

“Tidak serta-merta satu bagian rusak lalu semuanya dibuang. Kalau memang hanya sebagian kecil, ya bagian itu saja yang dipisahkan,” tutup Kartika Hatmisari.

Related posts

RPH Samarinda: Hewan Kurban Lesu Belum Tentu Sakit

Rizki

RPH Samarinda Siapkan Sekitar 200 Ekor Hewan Kurban Saat Iduladha

Rizki

Samarinda Masih Berpotensi Diguyur Hujan, Warga Diminta Waspada Genangan

Emmy Haryanti