Samarinda, Infosatu.co – Posisi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai salah satu dari 18 provinsi prioritas penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pengendalian penyakit menular tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mengatakan kondisi itu membuat Pemprov Kaltim terus memperkuat berbagai strategi agar target eliminasi TBC dapat tercapai.
Menurutnya, penanganan TBC tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Keterlibatan lintas sektor dinilai menjadi faktor penting untuk menekan angka penularan di masyarakat.
“Upaya pengendalian TBC tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha, organisasi masyarakat hingga masyarakat luas,” ungkapnya belum lama ini.
Ia menjelaskan, pemerintah terus memperkuat berbagai strategi penanggulangan, mulai dari penguatan deteksi dini, perluasan cakupan pemeriksaan, peningkatan kualitas layanan pengobatan, hingga edukasi kepada masyarakat.
“Berbagai strategi terus diperkuat untuk mencapai target eliminasi TBC,” katanya.
Jaya menambahkan, kolaborasi seluruh pihak diharapkan mampu mempercepat pencapaian target eliminasi Tuberkulosis di Kaltum sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Pemprov Kaltim pun menyatakan optimistis upaya tersebut dapat menekan penyebaran TBC secara berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor dan penguatan layanan kesehatan di daerah.
