infosatu.co
NASIONAL

Indonesia Menjajaki Peluang Investasi China Sektor Energi Surya dan Kendaraan Roda Dua

Teks: Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, mengunjungi Flat Glass Group di China, upaya kerja sama investasi di sektor industri kaca untuk fotovoltaik surya pada 9 April 2026. (Sumber: X.com)

Jakarta, infosatu.co – Indonesia kembali menjajaki peluang investasi dari China dalam kunjungan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, ke sejumlah perusahaan China sepanjang pekan lalu.

“Mencakup perusahaan-perusahaan teknologi energi surya hingga kendaraan roda dua,”ungkap Rosan Perkasa, Senin, 13 April 2026.

Rosan beserta rombongan mengunjungi sedikitnya tujuh perusahaan China yang bergerak di sektor energi terbarukan, mulai dari perusahaan manufaktur energi surya, kendaraan roda dua, hingga baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Melalui unggahan resmi di akun X Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Rosan menginformasikan kunjungannya ke beberapa perusahaan energi surya guna membahas peluang investasi dan pengembangan manufaktur lokal fotovoltaik surya beserta komponennya.

“Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi LONGi Green Energy Technology, Flat Glass Group, Tongwei Group, dan Yingfa Group,”terangnya.

Rosan juga menjajaki peluang penguatan investasi di sektor baterai EV dan sistem penyimpanan energi melalui pertemuan dengan EVE Energy dan Huayou Group. Sementara itu, dalam kunjungan ke CFMoto, pembahasan difokuskan pada upaya peningkatan kapasitas manufaktur kendaraan roda dua di dalam negeri.

China sejak lama telah menjadi salah satu penyumbang investasi terbesar bagi Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Investasi, total investasi asal China yang masuk ke Indonesia sepanjang periode 2021 hingga 2025 mencapai 34,4 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.112), dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 37 persen per tahun.

Investasi asal China dinilai telah berkontribusi signifikan dalam mendorong hilirisasi serta meningkatkan daya saing industri nasional, mengingat sekitar 69 persen dari nilai investasi tersebut mengalir ke sektor manufaktur.

Selain itu, investasi tersebut juga telah berperan dalam menciptakan lebih dari 700 ribu lapangan kerja.

Related posts

Kemenimipas Amankan 346 WNA Hasil Operasi Wirawaspada 2026

Emmy Haryanti

Kerja Sama China Perluas Akses Vaksin HPV bagi Perempuan Indonesia

Emmy Haryanti

Taruna: Vaksinasi HPV Merupakan Prioritas Nasional Cegah Kanker

Emmy Haryanti