Samarinda, Infosatu.co — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni menekankan pentingnya penguatan manajemen dan tata kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di tengah berbagai tantangan regulasi dan tuntutan peningkatan standar layanan kesehatan.
Menurutnya, rumah sakit daerah saat ini menghadapi kondisi yang tidak mudah, mulai dari perubahan regulasi hingga tuntutan peningkatan kompetensi dan standar layanan.
Namun kondisi tersebut harus disikapi secara bijak dan strategis.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Wilayah Kaltim periode 2025–2029.
“Kita dihadapkan pada pilihan, apakah terus terombang-ambing dalam turbulensi atau mampu mengendalikan arah dan keluar dari turbulensi itu dalam kondisi yang lebih baik,” ujarnya, Rabu 4 Februari 2026.
Lebih lanjut, Sri Wahyuni memberikan apresiasi yang tinggu kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus ARSADA yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru dapat menjadi harapan sekaligus energi baru bagi rumah sakit daerah di Kaltim.
Ia juga menegaskan, pengembangan RSUD tidak hanya menjadi tanggung jawab rumah sakit semata, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab Dinas Kesehatan.
Oleh karena itu perencanaan rumah sakit harus terintegrasi dengan rencana strategis Dinas Kesehatan baik terkait peningkatan layanan, kebutuhan alat, maupun pengembangan sumber daya manusia.
Sri Wahyuni menyebut, integrasi perencanaan tersebut penting agar arah pengembangan rumah sakit lebih jelas dan terukur.
Menurutnya, mekanisme ini bukan untuk membatasi ruang gerak rumah sakit, melainkan memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi standar layanan yang disyaratkan.
“Integrasi perencanaan penting agar arah pengembangan rumah sakit lebih jelas dan terukur, serta bukan untuk membatasi ruang gerak, melainkan memperkuat komitmen dalam memenuhi standar layanan,” tambahnya.
Sri Wahyuni juga menekankan bahwa urusan kesehatan merupakan layanan dasar yang menjadi perhatian utama Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.
Termasuk, katanya, melalui program layanan kesehatan gratis yang berdampak pada meningkatnya aktivitas layanan di RSUD.
