infosatu.co
PENDIDIKAN

Satu-satunya Prodi Otomotif di Kaltim, IKIP PGRI Targetkan Peningkatan Mahasiswa Baru

Teks: Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IKIP PGRI Kaltim, Abdul Rozak Fahrudin memberikan Keterangan Pers, Rabu (25/2/2026) (infosatu.co/Dhita)

Samarinda, infosatu.co – Selain menawarkan program kuliah gratis, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Kalimantan Timur (IKIP PGRI Kaltim) juga mengandalkan ketersediaan Program Studi (Prodi) spesifik.

Teks: Kampus IKIP PGRI Kalimantan Timur (Dok. ikippgrikaltim.ac.id)

Prodi spesifik tersebut diharapkan memiliki daya serap pasar kerja tinggi guna menarik minat calon mahasiswa pada periode pendaftaran 2026-2027.

Salah satu yang menjadi primadona adalah Prodi Pendidikan Otomotif. Jurusan ini diklaim sebagai satu-satunya yang ada di Kaltim dan tidak ditemukan di universitas negeri maupun politeknik lainnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Abdul Rozak Fahrudin mengungkapkan bahwa prodi ini menjadi magnet baru karena relevansinya dengan kebutuhan industri saat ini.

Bahkan, pihaknya siap menambah kapasitas kelas jika minat masyarakat terus melonjak.

“Pendidikan Otomotif itu satu-satunya di Kaltim, hanya ada di IKIP PGRI. Kalau lulus, banyak dapat kerjaan. Tahun lalu kami buka satu kelas, tapi tahun ini kami bisa buka sampai dua kelas karena rasio dosen dan fasilitas bengkel kami sangat siap,” jelasnya memberikan keterangan pers, Rabu, 25 Februari 2026.

Selain otomotif, prodi Pendidikan Olahraga dan Pendidikan Ekonomi juga tetap menjadi pilar utama.

Ia turut menyatakan bahwa kesiapan dan rasio dosen maupun fasilitas kampus menjadi suatu hal yang tidak perlu dikhawatirkan kapasitasnya.

Rozak menyebutkan bahwa untuk mempermudah akses, pihak kampus menerapkan sistem pendaftaran online yang responsif dengan durasi pengumuman kelulusan kurang dari 24 jam.

Selain itu, calon mahasiswa juga dipermudah untuk ikut mendaftarkan diri dengan penggunaan surat keterangan aktif kelas 12 sebagai pengganti sementara ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).

“Masyarakat perlu edukasi dan informasi yang cepat. Jangan sampai nanti sudah tutup baru datang, itu yang sering kami sayangkan. Selama kuota masih ada dan data belum diserahkan ke pusat, kami tetap terbuka menerima mahasiswa,” katanya.

Terkait kesejahteraan mahasiswa, Rozak menambahkan bahwa selain program GratisPol Pendidikan dari pemerintah provinsi, mahasiswa juga memiliki peluang mendapatkan beasiswa lainnya, seperti KIP Kuliah maupun beasiswa dari pemerintah daerah kabupaten/kota setempat.

“Ada mahasiswa yang dapat KIP, ada yang dari beasiswa daerah. Prinsipnya, kami ingin membantu minimal dari sisi biaya SPP yang sudah digratiskan, itu sudah sangat luar biasa membantu meringankan beban mandiri mereka,” ujarnya.

Abdul Rozak berharap dengan adanya kemudahan pembiayaan kuliah secara penuh serta hadirnya prodi terbaru dengan akreditasi baik, dapat meningkatkan minat para generasi muda untuk mulai berkuliah di IKIP PGRI Kaltim.

Ke depannya, IKIP PGRI Kaltim pun berencana untuk membuka dan mengelola program pascasarjana (S2) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta melahirkan tenaga ahli tingkat lanjut.

Related posts

IKIP PGRI Kaltim Pastikan Program Kuliah Gratis Penuh Tanpa Beban Biaya

Dhita Apriliani

Wakil Rektor III IKIP PGRI Kaltim Soroti Mekanisme Verifikasi dan Dampak Luas Beasiswa

Dhita Apriliani

Sistem Online Mudahkan Mahasiswa Terima Beasiswa Gratispol

Dhita Apriliani

You cannot copy content of this page