infosatu.co
PENDIDIKAN

Pemprov Kaltim Benahi Gratispol Pendidikan, Perluas Akses Kuliah dan Tingkatkan Kualitas SDM

Teks: Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Dasmiah. (Dok/infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan Program Gratispol Pendidikan agar manfaatnya semakin tepat sasaran dan mudah diakses oleh mahasiswa.

Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat salah satu program unggulan daerah di bidang pendidikan.

Program Gratispol Pendidikan hadir untuk membantu pembiayaan kuliah mahasiswa sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim Dasmiah mengatakan program tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terbebani persoalan biaya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaannya, Pemprov Kaltim terus menggencarkan sosialisasi kepada pihak kampus maupun mahasiswa.

Langkah ini dilakukan agar seluruh penerima manfaat memahami syarat, prosedur, dan mekanisme yang berlaku dalam program tersebut.

“Kami sudah melakukan sosialisasi ke kampus-kampus dan kepada mahasiswa. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan, sehingga mereka perlu memahami mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Dasmiah.

Ia mengungkapkan, sejumlah persoalan yang muncul selama pelaksanaan program umumnya berkaitan dengan pemahaman mahasiswa mengenai sistem pendaftaran serta jenis pembiayaan pendidikan yang ditanggung melalui Gratispol Pendidikan.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus meningkatkan pendampingan dan penyebarluasan informasi agar proses pengajuan bantuan dapat berjalan lebih efektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan mahasiswa.

“Kami akan terus melakukan pendampingan serta memberikan informasi yang jelas kepada mahasiswa agar proses pengajuan bantuan pendidikan dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dasmiah menegaskan, setiap bantuan pendidikan yang diberikan melalui Program Gratispol disalurkan berdasarkan data yang diajukan mahasiswa dan telah melalui proses verifikasi oleh perguruan tinggi masing-masing.

Menurutnya, keberadaan Gratispol Pendidikan tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda Kaltim yang siap bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Program Gratispol Pendidikan diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam membangun SDM yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan,” jelasnya.

Melalui penyempurnaan yang terus dilakukan, Pemprov Kaltim berharap semakin banyak mahasiswa dapat merasakan manfaat program tersebut.

“Sehingga kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi menjadi lebih terbuka bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

SKB Jadi Jalan Kedua: Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Nonformal di Balikpapan

Ratu

Bukan Sekadar Gedung, Revitalisasi 102 Sekolah Jadi Investasi Masa Depan Kaltim

Ratu

Sekolah Harus Jadi Ruang Kecerdasan Ekologis, Bukan Sekadar Ilmu Pengetahuan

Ratu