Sidoarjo, infosatu.co – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur, menunjukkan respons cepat.
Hal tersebut dilakukan terhadap kondisi jalan rusak dengan melakukan penanganan sementara pada sejumlah ruas jalan berlubang di wilayah hukumnya.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono, mengatakan penambalan jalan berlubang ini dilakukan sebagai upaya meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas.
“Ada beberapa ruas jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan terlebih saat hujan dan tertutup air,” ujar AKP Novi, Rabu 4 November 2026.
Ia menjelaskan, penanganan sementara tersebut dilakukan oleh jajaran Polsek di wilayah masing-masing yang mendapati kondisi jalan rusak dan berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.
“Ada Dua wilayah yang kami tambal yaitu wilayah Krian ditangani Polsek Krian dan wilayah Balongbendo ditangani Polsek Balongbendo,” kata AKP Novi.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Krian dan Polsek Balongbendo bersama warga sekitar bergotong royong menutup lubang jalan menggunakan material penimbun sebagai langkah darurat.
Menurut AKP Novi, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polresta Sidoarjo terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan, dan penambalan sementara jalan berlubang ini juga bagian dari upaya kami pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang akan berlangsung Dua pekan,” pungkas AKP Novi.
