Bontang, Infosatu.co – Keberadaan Tugu PKK di kawasan simpang empat Tanjung Laut Indah mendapat sorotan dari DPRD Kota Bontang.
Bangunan yang telah selesai dibangun sejak 2024 itu dinilai belum mampu memberikan nilai estetika maksimal bagi kawasan karena fasilitas penunjangnya hingga kini belum sepenuhnya rampung.
Ketua Komisi C DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry, mengatakan pihaknya sebelumnya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk melihat langsung kondisi tugu tersebut.
Menurutnya, saat sidak dilakukan pada 2025 lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang sempat menyampaikan rencana pembenahan, termasuk penambahan lampu sorot untuk memperkuat tampilan tugu pada malam hari.
“Itu kan sudah selesai dari tahun 2024. Tahun 2025 kami sudah sidak dan sempat dilakukan perbaikan,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.
Namun hingga saat ini, sejumlah fasilitas yang dijanjikan belum juga terealisasi. Kondisi tersebut membuat keberadaan tugu dinilai belum mampu berfungsi optimal sebagai elemen penataan kota maupun ikon kawasan.
“Waktu sidak kemarin, PUPR menyampaikan akan ada perbaikan sampai lampu sorot, tapi sampai sekarang belum dilakukan,” katanya.
Alfin menilai, kawasan simpang empat Tanjung Laut Indah merupakan salah satu titik strategis di Kota Bontang yang seharusnya dapat ditunjang dengan penataan kawasan yang lebih representatif dan menarik secara visual.
Menurutnya, tanpa dukungan fasilitas penunjang yang memadai, keberadaan tugu justru terkesan belum memberikan manfaat yang signifikan bagi wajah kota.
“Jadinya seperti mubazir dan buang-buang anggaran saja. Manfaatnya tidak ada, estetikanya juga tidak terlihat,” tutupnya. (Adv)
