Bontang, Infosatu.co – Harga berbagai jenis plastik di Kota Bontang masih bertahan tinggi pasca-Lebaran 2026. Kondisi tersebut turut dikeluhkan para pedagang di Pasar Taman Rawa Indah karena tidak hanya memengaruhi harga jual, tetapi juga ketersediaan stok barang di pasaran.
Pantauan di Pasar Taman Rawa Indah, Jumat, 22 Mei 2026, sejumlah produk plastik seperti kantong plastik, gelas plastik, sedotan, thinwall, hingga plastik sampah masih mengalami kenaikan harga dibanding sebelum Lebaran.
Salah satu pedagang plastik, Sumarni, mengatakan harga kantong plastik yang sebelumnya berada di kisaran Rp13 ribu per pack sempat melonjak hingga Rp22 ribu. Meski saat ini sedikit turun, harga masih berada di angka sekitar Rp20 ribu per pack.
“Sudah turun sedikit, tapi masih mahal dibanding sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, kenaikan harga paling terasa terjadi pada beberapa jenis plastik tertentu, termasuk plastik Polyethylene (PE). Produk yang sebelumnya dijual sekitar Rp25 ribu per pack sempat naik hingga Rp50 ribu.
Selain harga yang meningkat, stok barang di tingkat agen dan distributor juga mulai terbatas. Pedagang bahkan mengaku pembelian sempat dibatasi hanya beberapa dus sehingga persediaan di tingkat pengecer ikut menipis.
“Kadang barang kosong juga, jadi harus cari ke tempat lain kalau stok habis,” katanya.
Kondisi tersebut membuat pedagang kecil mulai menyesuaikan penjualan untuk menekan pengeluaran tambahan. Sebagian di antaranya bahkan mulai membatasi pemberian kantong plastik kepada pembeli.
Kenaikan harga plastik ini dinilai cukup membebani pelaku usaha kecil yang sehari-hari bergantung pada penggunaan plastik untuk aktivitas jual beli.
Meski harga sempat mengalami sedikit penurunan dibanding awal April lalu, para pedagang berharap kondisi pasar bisa segera kembali normal agar keuntungan usaha tidak terus tergerus.
“Kalau harga terus tinggi begini, untung pedagang makin tipis. Mudah-mudahan bisa cepat normal lagi supaya pembeli juga tidak keberatan,” tutup Sumarni.
