Bontang, Infosatu.co – Kawasan Bontang Kuala dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya. Selain dikenal sebagai permukiman di atas laut yang menjadi ikon Kota Bontang, kawasan tersebut juga menyimpan sejumlah aset sejarah yang dapat menjadi daya tarik wisata.
Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang Rustam, mengatakan salah satu aset yang perlu mendapat perhatian adalah keberadaan bangunan bersejarah yang pernah difungsikan sebagai kantor camat pertama di Kota Bontang.
Menurutnya, situs dan bangunan bersejarah tersebut perlu dijaga sekaligus dimanfaatkan sebagai bagian dari penguatan identitas kawasan.
Selain melestarikan warisan budaya, langkah tersebut juga dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis sejarah dan budaya.
Rustam menilai penguatan peran lembaga adat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga nilai-nilai tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat Bontang Kuala.
“Maka penguatan peran lembaga adat menjadi faktor penting dalam menjaga nilai-nilai tradisi serta mendukung pembangunan kawasan yang berkelanjutan,” ujarnya, Senin, 8 Juni 2028.
Ia mengatakan pengembangan kawasan wisata tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mempertahankan karakter budaya dan sejarah yang dimiliki masyarakat setempat.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Bontang Kuala sebagai destinasi wisata unggulan.
Rustam berharap pengembangan kawasan dilakukan secara terencana sehingga mampu menarik minat wisatawan tanpa menghilangkan identitas budaya yang telah menjadi ciri khas Bontang Kuala.
“Kami berharap lembaga adat dapat terus berperan dan bersama-sama menjaga agar Bontang Kuala semakin baik, sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan PAD Kota Bontang,” tutupnya. (Adv)
