infosatu.co
KESEHATAN

Bontang Deteksi Dini Anemia pada Remaja dan Calon Ibu untuk Cegah Stunting

Teks: Petugas kesehatan memberikan edukasi kepada remaja putri dan calon ibu di Kota Bontang sebagai upaya pencegahan stunting sejak sebelum masa kehamilan. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, Infosatu.co – Remaja putri dan calon ibu dengan riwayat anemia mulai menjadi sasaran pendataan dan pemeriksaan kesehatan di Kota Bontang sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan risiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah yang berpotensi memicu stunting.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, ibu hamil yang mengalami anemia memiliki risiko lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan di bawah standar kesehatan.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu dicegah sejak sebelum memasuki masa kehamilan.

“Kalau ibu hamil ada anemia, potensi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah akan lebih besar. Hal ini yang akan kami cegah sejak dini,” ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.

Neni menjelaskan, berdasarkan standar Kementerian Kesehatan RI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bayi yang lahir pada usia kandungan normal atau cukup bulan, yakni 37 hingga 42 minggu kehamilan, umumnya memiliki berat badan sekitar 2,5 kilogram hingga 4 kilogram.

Karena itu, perhatian terhadap kesehatan remaja putri dinilai penting agar calon ibu memasuki masa kehamilan dalam kondisi sehat dan terbebas dari anemia.

Ia mengatakan, pendataan remaja putri akan dilakukan melalui program pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian tablet penambah darah, serta pemantauan secara berkala.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar penanganan dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

“Harapannya di tahun ini kasus stunting bisa turun dan menyentuh angka 9 persen,” katanya.

Saat ini, Pemkot Bontang juga tengah melaksanakan operasi timbang serentak pada 9 hingga 13 Juni 2026 dengan sasaran 9.840 balita di seluruh kelurahan.

Data tersebut nantinya akan digunakan untuk memperbarui kondisi stunting di Kota Bontang.

“Sekarang anak stunting di Bontang 984 anak. Tapi itu masih sementara dan bisa berubah. Nanti dilihat setelah timbang serentak selesai,” pungkasnya.

Related posts

Pemkot Bontang Validasi Data 9.840 Balita Lewat Operasi Timbang Serentak

Rizki

Operasi Timbang Serentak Bontang 2026 Siapkan Empat Tahapan Deteksi Dini Stunting

Rizki

Kolaborasi Tekan Stunting, Samarinda Targetkan 464 Keluarga Risiko Tercover Tahun Ini

Ratu