infosatu.co
EKONOMI

Pemberdayaan Ekonomi Solusi Agar Warga Tak Bergantung Bansos

Teks: Kadis Dinsos PM Kota Samarinda, Mochammad Arif Surochman. (Dok/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, bukan hanya mengandalkan bantuan sosial (bansos). Langkah ini dilakukan agar keluarga penerima manfaat memiliki kemampuan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda Mochammad Arif Surochman mengatakan bantuan sosial tetap menjadi bagian penting dalam menjaga perlindungan masyarakat, namun upaya pengurangan kemiskinan perlu didukung dengan program yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi warga.

Menurut dia, berbagai intervensi dilakukan secara terpadu mulai dari bantuan sosial, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

“Penanganan kemiskinan tidak cukup hanya melalui bantuan. Masyarakat juga perlu didorong agar memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraan secara mandiri,” ujarnya.

Arif menjelaskan, pemerintah terus memastikan program sosial berjalan tepat sasaran melalui proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan. Data yang akurat menjadi dasar agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan sekaligus menjadi acuan dalam menentukan program pemberdayaan yang sesuai.

Selain program bantuan dari pemerintah kota, upaya pengentasan kemiskinan juga dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Kolaborasi tersebut mencakup berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, serta program perlindungan sosial lainnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan Kota Samarinda tercatat turun menjadi 3,45 persen dari sekitar 4,3 persen pada tahun sebelumnya.

Pemerintah menilai capaian tersebut perlu diikuti dengan penguatan program pemberdayaan agar masyarakat yang telah keluar dari kondisi miskin dapat mempertahankan kondisi ekonominya.

“Ke depan kami berharap pendekatan berbasis pemberdayaan dapat semakin diperkuat sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup secara berkelanjutan,” tutupnya.

Related posts

Pendampingan Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, DPPKUKM Kaltim Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha

Emmy Haryanti

560 Korban PHK Tambang Cari Kerja Baru, Pengangguran Samarinda Tercatat 5,31 Persen

Rizki

Mahakam Job Fair 2026 Tawarkan 764 Lowongan, 1.900 Pencari Kerja Sudah Mendaftar

Rizki