infosatu.co
POLITIK

Andi Satya Buka Suara soal Isu Maju Pilwali Samarinda

Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim dari Fraksi Golkar, Andi Satya Adi Saputra. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, Infosatu.co – Nama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dari Fraksi Partai Golkar Andi Satya Adi Saputra mulai dikaitkan dengan bursa bakal calon Wali Kota Samarinda pada pemilihan kepala daerah mendatang.

Menanggapi hal itu, Andi Satya menyatakan belum memikirkan kontestasi politik tersebut dan memilih fokus menjalankan amanah sebagai legislator.

Menurutnya, pembahasan mengenai Pilwali Samarinda masih terlalu dini mengingat pelaksanaannya masih beberapa tahun lagi.

Saat ini, kata dia, prioritas utamanya adalah bekerja untuk masyarakat melalui tugasnya di DPRD Kalimantan Timur.

“Kalau bicara pencalonan wali kota itu masih jauh, tahun 2031. Sekarang masih tahun 2026. Masih ada lima tahun bagi kami untuk bekerja dan membuktikan diri kepada masyarakat melalui amanah di DPRD Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya di Gedung DPRD Kaltim, Selasa, 4 Agustus 2026.

Andi Satya mengatakan berbagai dinamika politik masih dapat berubah seiring berjalannya waktu. Karena itu, ia belum ingin berspekulasi mengenai peluang maupun langkah politik pada Pilwali Samarinda mendatang.

“Nanti bagaimana garis tangan membawa, apakah memang ada jalan ke sana, itu kita pikirkan belakangan,” katanya.

Di sisi lain, Andi Satya saat ini tengah bersiap mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Samarinda yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026.

Hingga menjelang pelaksanaan musda, ia menjadi satu-satunya nama yang mengemuka sebagai calon ketua.

Ia menegaskan siap menerima amanah apabila mendapat dukungan dari para pemilik hak suara dalam forum Musda.

“Seandainya memang nanti pada saat musda hanya nama saya sendiri, insyaallah kita siap untuk maju menjalankan amanah dari para pemilik suara untuk memimpin Partai Golkar Samarinda,” ujarnya.

Apabila dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kota Samarinda, Andi Satya mengaku akan memprioritaskan konsolidasi internal partai sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Ia menargetkan Golkar kembali menjadi partai pemenang di Kota Samarinda sekaligus meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Samarinda.

“Tentu kita ingin pada Pemilu 2029 nanti Golkar menjadi partai pemenang di Samarinda. Kalau bisa bertambah dua kursi lagi dari yang ada sekarang,” pungkasnya.

Related posts

DPRD Kaltim Ragukan Investasi Kereta Api Trans Kalimantan

Rizki

Proses Izin Galian C Bisa Sampai 438 Hari, DPRD Kaltim Siapkan Perda Kemudahan Investasi

Rizki

Agus Aras Gantikan Andi Faisal Assegaf di Badan Anggaran DPRD Kaltim

Rizki