infosatu.co
OLAHRAGA

Cegah Pengaturan Skor, KONI Kaltim Syaratkan Cabor Diikuti Minimal 4 Daerah

Teks: Pencegahan pengaturan skor dan medali menjadi perhatian menjelang Porprov VIII Kaltim (foto IST)

Samarinda, Infosatu.co – KONI Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan syarat minimal empat KONI kabupaten/kota sebagai peserta dalam satu cabang olahraga pada Porprov Kaltim. Ketentuan tersebut diterapkan untuk mencegah pertandingan dengan jumlah peserta terlalu sedikit yang dinilai berisiko terhadap pengaturan skor maupun medali.

Wakil Ketua Umum II KONI Kaltim Dandri Dauri mengatakan ketentuan jumlah peserta tersebut menjadi salah satu bagian dalam proses penentuan cabang olahraga yang dapat dipertandingkan.

“Satu cabang olahraga minimal diikuti empat KONI kabupaten/kota sebagai peserta,” ujarnya di Samarinda, Sabtu, 19 September 2026.

Ia menegaskan cabang olahraga yang hanya diikuti dua atau tiga daerah tidak akan diteruskan sebagai pertandingan Porprov.

“Kalau ada terdapat cabang olahraga dua saja atau tiga, saya tidak mau. Kenapa? Pengaturan skor pasti terjadi. Pengaturan medali pasti terjadi. Nah itu yang kita hindari,” jelasnya.

Menurut Dandri, jumlah peserta yang cukup diperlukan untuk menjaga persaingan pertandingan sekaligus mengurangi potensi terjadinya pengaturan hasil.

Ketentuan tersebut juga berkaitan dengan mekanisme kualifikasi. Atlet dari 10 kabupaten/kota tidak serta-merta dapat langsung dikirim ke seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.

Sebelumnya, masing-masing cabang olahraga telah menjalani tahapan babak kualifikasi. Atlet yang lolos dari tahapan tersebut kemudian menjadi peserta yang dapat tampil dalam Porprov.

“Jadi ada tahapan cabang olahraganya untuk mengirimkan atlet-atlet yang untuk bertanding. Pra Porprov, kalau kita sebutnya BK (babak kualifikasi),” sebutnya.

Ia menjelaskan hasil kualifikasi tersebut juga menjadi dasar dalam proses pendataan atlet. Untuk cabang olahraga yang telah memiliki nama atlet hasil kualifikasi, data dimasukkan melalui mekanisme Entry By Name.

Sementara cabang olahraga yang belum menetapkan nama atlet menggunakan Entry By Number, yakni menetapkan jumlah peserta terlebih dahulu.

Di sisi lain, Dandri menyampaikan cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Porprov saat ini telah ditetapkan sebanyak 59 cabor, ditambah lima cabang olahraga mandiri sehingga totalnya menjadi 64 cabor.

Namun, jumlah nomor pertandingan pada masing-masing cabang olahraga masih belum ditetapkan. Penentuan nomor pertandingan masih menunggu usulan dan ketetapan dari pihak yang berwenang dalam penyelenggaraan Porprov.

Dandri meminta persoalan tersebut tidak berkembang menjadi informasi yang belum pasti sebelum keputusan resmi diterbitkan.

“Saya berharap ini jangan menjadi bola liar. Mari kita tunggu dengan teman-teman yang hadir dari PB agar ini menjadi pasti,” tegasnya.

Related posts

Dua Kali Tumbang di Segiri, Borneo FC Bertekad Bangkit Lawan Bali United

Rizki

Batas Usia 30 Tahun dan Larangan Peraih Emas PON di Porprov Kaltim, Ini Alasan KONI

R'sya Rahmadina

Anggaran Porprov Kaltim Rp22,5 Miliar Sudah Fix, Dispora Minta Nomor Tanding Segera Diputuskan

R'sya Rahmadina