infosatu.co
PEMERINTAH

Kejar Indeks Inovasi Daerah, Pemkot Bontang Genjot Kreativitas OPD

Teks: Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kota Bontang Ade Darmawan saat Ekspose Hasil Penilaian Mandiri Pemenuhan Data IID Tahun 2026. (Dok: Bapperida Bontang)

Bontang, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat kualitas inovasi di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai upaya meningkatkan nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026.

Langkah tersebut dilakukan dengan memastikan setiap inovasi yang dikembangkan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus didukung dokumentasi yang sesuai dengan indikator penilaian nasional.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kota Bontang Ade Darmawan mengatakan salah satu tahapan yang kini dilakukan ialah penilaian mandiri terhadap kelengkapan data pendukung inovasi sebelum memasuki proses verifikasi.

“Penilaian mandiri menjadi tahapan penting agar setiap perangkat daerah memahami indikator penilaian, memperkuat eviden inovasi, serta meningkatkan kualitas pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut Ade, proses tersebut tidak hanya bertujuan melengkapi dokumen administrasi, tetapi juga mengevaluasi sejauh mana inovasi yang telah dikembangkan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui evaluasi tersebut, perangkat daerah dapat mengidentifikasi berbagai kekurangan data sehingga proses penyempurnaan dapat dilakukan sebelum tahapan penilaian nasional.

“Ekspose ini bukan sekadar mengevaluasi kelengkapan dokumen, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan,” katanya.

Ade Darmawan mengatakan pendampingan yang dilakukan Pemkot Bontang bertujuan memastikan kualitas data dan pengelolaan inovasi di setiap perangkat daerah terus meningkat.

“Harapannya, seluruh inovasi yang telah dilaksanakan dapat terdokumentasi secara komprehensif sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan nilai Indeks Inovasi Daerah Kota Bontang,” tutupnya.

Related posts

Gangguan PLTGU, Pemadaman Bergilir di Bontang Diperkirakan Berlangsung hingga Pertengahan Juli

Rizki

2027, OPD Diminta Tinggalkan Budaya Belanja Boros

Emmy Haryanti

Insinerator Samarinda Dipastikan Berbeda, Tanpa Cerobong Asap

Emmy Haryanti