infosatu.co
PEMERINTAH

Gubernur Kaltim Lakukan Rotasi, Kursi Eselon II Masih Banyak Lowong

Teks: Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud saat memberikan keterangan kepada awak media. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Pelantikan 110 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) belum menuntaskan pengisian jabatan struktural.

Meski sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) telah dilantik, sejumlah jabatan eselon II, III, dan IV masih kosong sehingga pemerintah kembali menjadwalkan pelantikan lanjutan pada Juli 2026.

“Karena sistemnya menggunakan merit dan manajemen talenta, bulan depan kita masih akan melaksanakan pelantikan lagi untuk mengisi beberapa jabatan eselon II, eselon III, dan eselon IV,” kata Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud kepada awak media usai melantik dan mengambil sumpah jabatan 110 ASN di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 29 Juni 2026.

Rudy menjelaskan pengisian jabatan definitif masih harus melalui proses sinkronisasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN). Karena itu, pelantikan lanjutan ditargetkan dapat dilaksanakan pada awal Juli.

“Masih banyak jabatan yang kosong. Mudah-mudahan awal Juli bisa kita lanjutkan setelah sinkronisasi dengan BKN,” ujarnya.

Menurut Rudy, penempatan sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik sepenuhnya dilakukan berdasarkan sistem merit dan manajemen talenta.

Sementara jabatan yang masih kosong sebagian akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka (selter), baik dari lingkungan pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah provinsi lain.

“Sebagian lagi kemungkinan akan dilakukan melalui mekanisme selter dari pemerintah kabupaten/kota maupun dari provinsi lain,” katanya.

Ia meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru dilantik segera bekerja dan mempercepat pelaksanaan program pemerintah. Menurutnya, memasuki Juli dan Agustus, seluruh perangkat daerah dituntut mengejar target kinerja yang telah ditetapkan.

“Kepala dinas yang baru ini bukan untuk beradaptasi lagi, tetapi langsung berakselerasi. Pejabat sebelumnya juga harus melakukan transfer knowledge agar pekerjaan bisa langsung berjalan, karena Juli dan Agustus merupakan bulan-bulan penting untuk mengejar target kinerja,” tegasnya.

Rudy memastikan jabatan yang masih diisi pelaksana tugas (Plt) tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan.

Pejabat yang bergeser ke posisi baru tetap diminta membantu proses transisi agar pelayanan dan pelaksanaan program tetap berjalan optimal.

Saat ini masih terdapat sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemprov Kaltim yang belum memiliki pejabat definitif, yakni:

– Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur.
– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
– Kepala Dinas Kehutanan.
– Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
– Kepala Dinas Perkebunan.
– Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
– Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
– Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
– Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
– Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
– Kepala Biro Umum.
– Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Related posts

Rotasi ke Dinas Pariwisata, Muhammad Faisal Sebut Ini Back to Basic

Rizki

Evaluasi WFH Pemkot Samarinda Tuntas, Sistem Pelaporan Kini Lebih Akurat dan Terintegrasi

Emmy Haryanti

Harganas 2026, Penguatan Keluarga Jadi Kunci Cetak SDM Berkualitas Menuju Indonesia Emas

Rizki