infosatu.co
PEMERINTAH

PKT dan PUPR Bontang Cetak Tenaga Profesional Lewat Pelatihan dan Sertifikasi Jenjang 7

Teks: Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Jenjang 7 yang digelar PKT dan PUPR Bontang. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, infosatu.co – PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang menyiapkan tenaga profesional sektor konstruksi melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Jenjang 7.

Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing tenaga konstruksi daerah.

Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan dan uji kompetensi Ahli Mekanikal dan Bangunan Gedung Jenjang 7. Sertifikasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi terukur dan diakui secara nasional.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menilai penguatan kompetensi SDM merupakan investasi penting bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, kualitas pembangunan tidak hanya ditentukan oleh anggaran dan infrastruktur, tetapi juga oleh kapasitas tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.

“Tenaga kerja yang kompeten dan profesional akan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing Kota Bontang,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.

Kebutuhan terhadap tenaga profesional bersertifikat dinilai semakin penting seiring meningkatnya tuntutan kualitas pekerjaan konstruksi, keselamatan kerja, serta standar layanan bangunan gedung.

Keberadaan tenaga ahli yang kompeten juga menjadi faktor pendukung berbagai layanan teknis, termasuk proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kalimantan Timur Qomaruzzaman mengatakan pelatihan dan sertifikasi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga kerja konstruksi di Kota Bontang.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan industri dan pembangunan yang terus berkembang.

“PKT terus mendorong pengembangan kapasitas SDM melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah, termasuk di sektor konstruksi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan dan Informasi Jasa Konstruksi Dinas PUPR dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kalimantan Timur Marini menjelaskan sertifikasi Ahli Mekanikal dan Bangunan Gedung Jenjang 7 merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Ia menyebut sertifikasi menjadi instrumen penting untuk memastikan tenaga konstruksi memiliki kompetensi yang sesuai standar profesi sehingga kualitas pekerjaan yang dihasilkan dapat lebih terjamin.

Marini menambahkan, keberadaan tenaga konstruksi bersertifikat juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap kualitas SDM lokal yang terlibat dalam berbagai proyek pembangunan.

Agus Haris berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan dan sertifikasi tersebut untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

“SDM adalah bibit pembangunan, kompetensi adalah akarnya, profesionalisme adalah batangnya, dan pertumbuhan ekonomi adalah buahnya. Karena itu, sertifikasi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kota Bontang,” tutupnya.

Related posts

Kejar Kembali Predikat Daerah Sangat Inovatif, Bapperida Siapkan Sistem Reward dan Punishment

Rizki

“Saya Intel Bapperida” Hadir Bantu UMKM dan Inovator Bontang Urus Hak KI

Rizki

Minyak Bisa Lumpuhkan IPAL, DLH Samarinda Soroti Risiko Baru Limbah Lapas

Ratu