infosatu.co
KESEHATAN

Operasi Timbang Serentak Bontang 2026 Siapkan Empat Tahapan Deteksi Dini Stunting

Teks: Koordinasi Kader Posyandu se-Kota Bontang jelang operasi timbang Serentak. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, Infosatu.co – Operasi Timbang Serentak yang akan berlangsung besok, 9-13 Juni 2026 tidak hanya difokuskan pada pendataan bayi dan balita.

Kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal deteksi dini stunting melalui serangkaian pemeriksaan tumbuh kembang anak yang dilakukan kader dan petugas Posyandu.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan operasi timbang menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memperoleh data yang akurat untuk menentukan langkah penanganan stunting secara lebih tepat sasaran.

Menurutnya, hasil pengukuran yang dilakukan di posyandu akan menjadi dasar pemetaan kondisi kesehatan anak di setiap wilayah.

“Kalau datanya sudah valid, kita bisa mengetahui wilayah mana yang membutuhkan perhatian lebih dan intervensi apa yang paling dibutuhkan,” ujarnya, Senin, 8 Juni 2026.

Dalam pelaksanaannya, kader dan petugas posyandu akan melakukan empat tahapan pemeriksaan, yakni penimbangan berat badan, pengukuran panjang atau tinggi badan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, serta deteksi dini risiko stunting.

Data yang diperoleh dari kegiatan tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi anak yang mengalami gangguan pertumbuhan, keterlambatan perkembangan, maupun faktor risiko stunting yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.

Selain memperbarui data tumbuh kembang anak, hasil operasi timbang juga menjadi dasar penyusunan program kesehatan dan intervensi stunting di tingkat kelurahan maupun kota.

Agus Haris menilai peran kader Posyandu sangat penting karena menjadi garda terdepan dalam memantau kondisi kesehatan bayi dan balita di lingkungan masyarakat.

Setelah seluruh data terkumpul, pemerintah akan melakukan pemetaan untuk menentukan prioritas penanganan, mulai dari edukasi keluarga hingga intervensi terhadap anak yang terindikasi mengalami masalah pertumbuhan.

“Kami berharap seluruh orang tua membawa anaknya ke Posyandu sesuai jadwal. Semakin lengkap data yang diperoleh, semakin tepat pula langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mencegah dan menangani stunting,” pungkasnya.

Related posts

Kolaborasi Tekan Stunting, Samarinda Targetkan 464 Keluarga Risiko Tercover Tahun Ini

Ratu

Urusan Stunting, Semua Harus Turun Tangan

Ratu

Gorengan, Enak di Lidah Tapi Sehatkah untuk Tubuh?

Emmy Haryanti