infosatu.co
PENDIDIKAN

Aplikasi SPMB Samarinda Segera Dibuka, Jalur Afirmasi SD Mulai 2 Juni

Teks: Plt Kepala Disdikbud Samarinda Ibnu Araby saat diwawancara awak media. (Emmi/infosatu)

Samarinda, infosatu.co — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 siap memasuki tahap peluncuran.

Aplikasi pendaftaran daring yang sebelumnya sempat dikeluhkan warga karena belum dapat diakses, ditargetkan mulai beroperasi normal dalam pekan ini.

Kesiapan sistem tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan penerimaan siswa baru untuk jenjang PAUD, SD hingga SMP yang akan berlangsung mulai awal Juni. Orang tua murid diminta mencermati jadwal setiap jalur pendaftaran karena sistem akan menutup otomatis setelah batas waktu berakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Samarinda Ibnu Araby mengatakan secara teknis seluruh persiapan SPMB sudah hampir rampung.

Menurutnya, kendala akses aplikasi yang sempat terjadi sebelumnya disebabkan proses pemeliharaan dan uji coba sistem yang masih berlangsung.

“Secara teknis kami siap melaksanakan SPMB tahun ini. Aplikasi memang sempat dalam tahap maintenance dan uji coba, tetapi sosialisasi sudah berjalan di seluruh kecamatan. Kami targetkan minggu ini aplikasi sudah bisa diakses masyarakat secara normal,” ujarnya usai kegiatan Sosialisasi Juknis dan Konsultasi Publik SPMB, Senin 25 Mei 2026.

Ia menegaskan aplikasi paling lambat harus sudah dapat digunakan publik pada 1 Juni mendatang. Sebab, tahapan pendaftaran untuk beberapa jalur utama akan mulai dibuka sehari setelahnya.

Berdasarkan jadwal yang disusun Disdikbud Samarinda, penerimaan peserta didik jenjang TK telah berlangsung sejak Maret dan akan berakhir pada Juni 2026.

Sementara itu, untuk jenjang SD, jalur afirmasi dan mutasi dibuka pada 2–5 Juni dengan pengumuman hasil seleksi pada 8 Juni. Setelah itu, jalur domisili atau zonasi akan dibuka pada 8–11 Juni dan diumumkan pada 12 Juni.

Adapun untuk tingkat SMP, pendaftaran jalur afirmasi, mutasi dan prestasi dijadwalkan berlangsung pada 11–17 Juni dengan hasil seleksi diumumkan pada 22 Juni. Sedangkan jalur domisili SMP akan dibuka pada 22–26 Juni dan diumumkan pada 29 Juni.

Pemerintah Kota Samarinda juga menetapkan proses daftar ulang siswa SD dan SMP dilaksanakan pada Juli 2026. Hari pertama sekolah dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli dan dilanjutkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14–18 Juli.

Untuk mengantisipasi kendala jaringan internet, terutama di wilayah blank spot, Disdikbud menyiapkan bantuan operator di setiap sekolah. Warga yang mengalami kesulitan mengakses sistem dari rumah diperbolehkan datang langsung ke sekolah tujuan untuk melakukan pendaftaran.

“Nanti di sekolah ada bantuan operator jika jaringan di rumah lambat. Masyarakat bisa datang langsung ke sekolah untuk dibantu proses pendaftarannya, terutama warga di daerah pinggiran seperti Bukuan, Batu Besaung, Sungai Siring sampai Pal Besi,” kata Ibnu.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh calon peserta didik tetap memperoleh akses layanan pendaftaran secara merata meski terkendala infrastruktur digital.

Related posts

Samarinda Terapkan 14 Rayon SPMB 2026, Disdikbud Targetkan Pemerataan Akses Sekolah Negeri

Emmy Haryanti

DPRD Kaltim Turun Langsung ke Sekolah di Paser, Syahariah Kawal Perbaikan Sarpras Pendidikan

Rizki

Dari Bangunan Kayu ke Gedung Modern, SDN 012 Samarinda Seberang Kini Jadi Percontohan

Emmy Haryanti