Bontang, infosatu.co – Pelajar SMP Negeri 3 Bontang turut memeriahkan gelaran Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) Sabtu malam 25 Oktober 2025.
Dengan penuh semangat, para pelajar menampilkan kreativitas mereka lewat kostum hasil daur ulang sampah bertema Reuse, Reduce, Recycle yang dibuat sendiri oleh siswa.
Kepala Sekolah SMPN 3 Bontang, Mukono bilang, keikutsertaan sekolahnya dalam BCC tahun ini bukan sekadar untuk lomba.
Tetapi sebagai wadah edukasi dan inovasi bagi para pelajar dalam mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai.
“Kami mengusung tema Reuse, Reduce, Recycle. Semua kostum dibuat dari bahan bekas seperti plastik, daun kering, dan kardus,” ujarnya.
Semua adalah hasil karya pelajar SMPN 3 ini, menurut Mukono, pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada pelajar untuk berinovasi, bagaimana sampah yang tidak terpakai bisa diubah menjadi sesuatu yang berharga dan bisa ditampilkan.
Sebanyak 30 pelajar terlibat langsung dalam parade BCC, yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelas 7 hingga kelas 9. Tiap perwakilan membawa hasil karya teman-temannya di kelas.
Mulai dari desain kostum, aksesoris, hingga dekorasi pelengkap yang semuanya memanfaatkan bahan ramah lingkungan.
Pantauan media di lapangan, rombongan SMPN 3 Bontang tampil dengan warna-warna cerah dan penuh kreativitas.
Ada yang mengenakan gaun dari potongan plastik warna-warni, dan dari kardus bekas. Semua tampil serasi dan menggambarkan pesan kuat tentang kepedulian terhadap lingkungan.
Partisipasi SMPN 3 Bontang dalam BCC 2025 ini menjadi bukti, semangat pelajar dalam mengampanyekan pentingnya mengurangi sampah sekaligus berkreasi untuk bumi yang lebih hijau.
“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bisa dimulai dari hal kecil, salah satunya dengan mendaur ulang sampah,” jelas Mukono.
