infosatu.co
KUTIM

128 CPNS Kutim Lulus Latsar 2026, Bupati Ardiansyah Ingatkan Selalu Syukur

Teks: Sebanyak 128 CPNS dinyatakan lulus 100 persen setelah mengikuti Latsar CPNS Kabupaten Kutim Angkatan 116, 117 dan 118 selama 93 hari. (Dok: BPSDM Kaltim)

Kutim, Infosatu.co – Sebanyak 128 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi dinyatakan lulus seluruhnya dalam penutupan Latsar Angkatan 116, 117 dan 118 Tahun 2026.

Penutupan dilakukan langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, bersama jajaran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim dan BKPSDM Kutim.

Ardiansyah menekankan pentingnya semangat pengabdian dan rasa syukur sebagai fondasi utama seorang aparatur sipil negara.

Ia membagikan pengalaman saat pertama kali menjadi guru dengan golongan III/a dan ditempatkan di Kecamatan Muara Ancalong.

“Pertama kali bertugas sebagai guru, saya ditempatkan di Kecamatan Muara Ancalong,” ujarnya saat penutupan yang berlangsung di Aula Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu, 13 Mei 2026.

Ardiansyah juga mengenang masa sulit ketika masih kecil hingga awal menjadi pegawai negeri, termasuk saat menerima gaji pertama yang menurutnya sangat terbatas.

“Dulu gaji awal saya sebagai PNS hanya sekitar Rp160 ribu per bulan,” katanya.

Menurutnya, pengalaman tersebut penting disampaikan agar para CPNS memahami bahwa keberhasilan ASN tidak hanya ditentukan jabatan maupun penghasilan, tetapi juga ketekunan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah menjelaskan pelaksanaan Latsar berlangsung selama 93 hari atau setara 673 jam pelajaran.

Peserta berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kutai Timur, termasuk kecamatan dan rumah sakit daerah.

“Pelatihan dimulai sejak 9 Februari dan berakhir 13 Mei 2026,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Kaltim Apriyana mengatakan metode pelatihan menggunakan sistem blended learning atau pembelajaran campuran antara daring dan tatap muka.

Selain mengikuti kelas klasikal, peserta juga menjalani pembelajaran mandiri melalui modul yang telah disiapkan panitia penyelenggara.

Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi, mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Kutai Timur dan BPSDM Kaltim sehingga pelaksanaan Latsar dapat berjalan lancar hingga seluruh peserta lulus 100 persen.

Ia mengingatkan para CPNS agar nilai dasar ASN BerAKHLAK yang diperoleh selama pelatihan benar-benar diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

“Anda semua dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK agar tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga berintegritas dan bermental melayani,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, panitia juga mengumumkan peserta terbaik dari masing-masing angkatan.

Peringkat pertama Angkatan 116 diraih ST Rahmawati dari Inspektorat Daerah. Kemudian Angkatan 117 diraih Fadhilla Puji Cahyani dari Dinas Permukiman, sedangkan Angkatan 118 diraih Hardiansyah dari Kecamatan Bengalon.

Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim Jauhar Efendi, turut memberikan apresiasi terhadap capaian peserta terbaik, khususnya Fadhilla dan Hardiansyah yang dinilai menunjukkan konsistensi selama proses aktualisasi hingga seminar akhir.

Menurutnya, keberhasilan peserta tidak lepas dari dukungan mentor di masing-masing perangkat daerah.

“Dia memiliki daya juang dan motivasi yang luar biasa tinggi,” kata Jauhar saat menyinggung capaian Hardiansyah dalam pengembangan digitalisasi arsip dinamis di Kecamatan Bengalon.

Related posts

Wabup Kutim Turun Langsung Awasi Stok LPG, BBM dan Harga Sembako Jelang Lebaran

Martin

Muara Wahau Jadi Titik Peluncuran Nasional Program Tamasya

Rizki

Seperti di Kutim, Sukri Ajak Pengcab JMSI Miliki Bisnis Pendamping

Rizki