infosatu.co
DISKOMINFO BONTANG

Stok Sapi Kurban di Bontang Capai 1.502 Ekor Jelang Iduladha

Teks: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, bersama jajaran DKP3 saat meninjau stok dan kesehatan hewan kurban di salah satu lokasi penjualan ternak. (Prokompim Bontang)

Bontang, Infosatu.co – Pemerintah Kota Bontang memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi.

Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3), stok sapi kurban di Kota Bontang saat ini mencapai 1.502 ekor.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, bersama Kepala DKP3 Ahmad Aznem dan jajaran turun langsung meninjau sejumlah lokasi penjualan ternak untuk memastikan kesiapan hewan kurban yang akan dipasarkan kepada masyarakat.

Selain sapi, pemerintah juga mencatat terdapat 1.522 ekor kambing dan 97 ekor domba yang tersedia menjelang Iduladha tahun ini. Sebagian pasokan kambing dan domba didatangkan dari wilayah Jawa Timur.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah tidak hanya memeriksa jumlah stok ternak, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan hewan, ketersediaan pakan, hingga kebersihan dan pengelolaan kandang.

“Kita ingin masyarakat merasa tenang saat membeli hewan kurban. Jadi bukan hanya stoknya cukup, tapi kesehatannya juga harus benar-benar dipastikan aman,” ujar Agus Haris disela tinjauan, Senin, 25 Mei 2026 sore.

Ia menjelaskan, seluruh hewan ternak yang masuk ke Kota Bontang telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan, vaksinasi, serta masa adaptasi sebelum dipasarkan.

Menurutnya, pengawasan tersebut penting dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit hewan menular sekaligus menjaga kualitas hewan kurban yang dijual kepada masyarakat.

“Alhamdulillah sampai saat ini kondisi di Bontang masih aman dari penyakit hewan menular. Karena itu pasokan sapi dari luar daerah juga tetap bisa masuk, tapi pengawasannya tetap kita perketat,” katanya.

Selain melakukan pemantauan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan pemerintah untuk berdialog langsung dengan peternak dan pedagang terkait kondisi penjualan hewan kurban menjelang Iduladha.

Pemkot Bontang menilai sektor peternakan memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat. Pemerintah pun berharap kemitraan antara peternak dan pedagang lokal terus berkembang agar kebutuhan hewan kurban masyarakat tetap terpenuhi setiap tahunnya.

“Kita berharap peternak lokal terus berkembang. Pemerintah tentu akan terus mendukung agar usaha peternakan ini bisa memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat Bontang,” pungkasnya. (Adv)

Related posts

Pemkot Bontang Libatkan Tokoh Agama dan Forum TJSL demi Tekan Angka Stunting

Rizki

Pemkot Bontang Pastikan TPP ASN 2027 Tak Dipotong

Rizki

Pemkot Bontang Siapkan Wartekin untuk Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Iduladha 2026

Rizki