infosatu.co
EKONOMI

Pengelolaan Air Kemasan akan Dikembangkan Terpisah, Ini Alasan Pemkot

Teks: Asisten II Sekretariat Daerah (Sekda) Samarinda Marnabas Patiroy. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana mengembangkan bisnis air minum dalam kemasan secara lebih mandiri dan terpisah dari pengelolaan utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Samarinda (Perumda Tirta Kencana).

Langkah tersebut disiapkan agar pengembangan bisnis air kemasan tidak mengganggu tugas utama perumda dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Asisten II Sekretariat Daerah (Sekda) Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, tingginya minat pasar terhadap produk air kemasan membuka peluang pengembangan usaha yang lebih besar. Namun, pelayanan air bersih tetap harus menjadi prioritas utama perumda.

“Ini hanya bagian dari pengembangan atau ekspansi. Tapi saya sudah ingatkan ke perumda, tugas utama adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat. Itu yang utama,” ungkapnya, Senin 31 Agustus 2026.

Karena itu, Pemkot Samarinda mulai mempertimbangkan skema pengelolaan bisnis air minum kemasan secara terpisah, agar dapat lebih fokus pada pengembangan pasar, promosi, hingga menjaga kualitas produk.

Menurutnya, ke depan pengelolaan usaha tersebut tidak harus terus melekat dalam struktur operasional Perumda Air Minum.

“Nanti akan kami upayakan supaya dia tidak terikat dengan PDAM. Mungkin kami akan membuka peluang untuk siapa yang mau mendaftar untuk pengelolaan itu,” katanya.

Pemisahan pengelolaan diperlukan agar bisnis air kemasan dapat berkembang secara profesional tanpa membebani sumber daya yang seharusnya difokuskan pada pelayanan air bersih.

Dengan pengelolaan yang lebih khusus, pihaknya berharap pengembangan produk, promosi dan perluasan pasar dapat berjalan lebih optimal.

“Bisnis tetap jalan, tetapi jangan sampai mengganggu pelayanan utama. Kalau dikelola secara fokus, kualitas bisa dijaga dan promosinya juga bisa berjalan,” pungkasnya.

Related posts

ETF Emas Resmi Hadir di BEI, Apa Bedanya dengan Beli Emas Batangan?

Emmy Haryanti

Ekonomi Samarinda Tumbuh 8,66 Persen, Pengangguran Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pemkot

Emmy Haryanti

Inflasi Menekan Daya Beli, Bapenda Pilih Optimalkan Pajak Tanpa Tambah Beban

Emmy Haryanti