Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membuka peluang pengembangan layanan bayi tabung di RSUD IA Moeis.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menyatakan kesiapan memberikan dukungan anggaran untuk melengkapi fasilitas medis yang dibutuhkan, sehingga masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) tidak perlu lagi mencari layanan serupa ke luar daerah.
Andi Harun mengatakan berdasarkan informasi dari tenaga medis RSUD IA Moeis, pengembangan layanan bayi tabung dinilai memungkinkan dilakukan dengan penambahan peralatan medis senilai sekitar Rp10 miliar hingga Rp12 miliar.
“Saya tadi sudah minta dibuat saja proposalnya, dibuat saja usulannya. Siapa tahu tahun depan kita memiliki kemampuan untuk mengadakan itu,” ujar Andi Harun, Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, keberadaan layanan bayi tabung akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di Samarinda. Saat ini, fasilitas serupa di Pulau Kalimantan masih sangat terbatas.
Lanjutnya, fasilitas layanan bayi tabung yang tersedia di Kalimantan saat ini berada di Kalimantan Barat (Kalbar). Karena itu, apabila RSUD IA Moeis mampu menghadirkan layanan tersebut, masyarakat Kaltim tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan medis.
“Syukur-syukur kalau tahun depan sudah bisa mengadakan alatnya, jadi tidak perlu lagi jauh-jauh warga Kaltim ini, cukup datang ke Rumah Sakit IA Moeis,” pungkasnya.
