Samarinda, Infosatu.co – Ketua Umum KONI Kalimantan Timur (Kaltim) Anderiy Syachrum mengusulkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim digelar setiap dua tahun sekali. Skema tersebut dinilai dapat membuat pembinaan atlet daerah berjalan lebih berkesinambungan sekaligus menekan biaya penyelenggaraan.
Anderiy mengatakan pelaksanaan Porprov dengan jeda yang lebih singkat dapat mendorong atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi. Menurutnya, pola tersebut juga dapat mempercepat proses regenerasi atlet di setiap daerah.
“Porprov dua tahun sekali bisa jadi lebih hemat karena diselenggarakan di dua kota sekaligus dan olahraga daerah terpacu. Para atlet muda akan semakin berlatih keras dan akan banyak lahir atlet-atlet potensial. Regenerasi pun akan berjalan terus dan tidak akan berhenti,” ujarnya di Samarinda, Senin, 31 Agustus 2026.
Ia menjelaskan efisiensi penyelenggaraan dapat dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas olahraga yang sudah tersedia di daerah. Dengan begitu, daerah yang menjadi tuan rumah tidak perlu kembali membangun banyak fasilitas baru untuk memenuhi kebutuhan pertandingan.
Selain persoalan efisiensi, Anderiy menyebut pelaksanaan Porprov secara berkala penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet. Kompetisi yang lebih rutin dinilai dapat memberikan target bagi atlet sekaligus mendorong kabupaten dan kota memperkuat program pembinaannya.
KONI Kaltim juga mengusulkan agar pelaksanaan Porprov dapat digelar di dua kota yang berdekatan dengan dukungan fasilitas olahraga yang memadai. Skema tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif penyelenggaraan yang lebih efektif dan efisien.
Anderiy berharap gagasan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Usulan perubahan pola pelaksanaan Porprov akan disampaikan kepada Gubernur Kaltim untuk mendapat keputusan lebih lanjut.
“Kami mohon dukungannya karena usulan program ini akan dibawa ke Gubernur, yang mempunyai keputusan terkait pelaksanaan Porprov,” pungkasnya.
