infosatu.co
PEMERINTAH

Karena Aspek Keamanan, Driving Range dan Sport Hub Samarinda Belum Bisa Dibuka

Teks: Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Meski pembangunan fisik Driving Range dan Sport Hub di kawasan Gor Segiri hampir rampung, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda belum dapat membuka fasilitas tersebut untuk masyarakat.

Sejumlah persoalan teknis, terutama yang berkaitan dengan aspek keamanan masih menjadi perhatian. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri.

Ia mengatakan berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang dilakukan Pemkot Samarinda, masih ada beberapa bagian yang perlu disempurnakan sebelum fasilitas olahraga yang dibangun menggunakan anggaran daerah itu dapat beroperasi penuh.

Menurutnya, persoalan keselamatan pengguna menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan meski secara umum bangunan telah selesai dikerjakan.

“Secara keseluruhan sudah bisa dipakai tetapi ada beberapa hal teknis yang perlu disempurnakan terutama menyangkut keamanan dan kenyamanan,” katanya.

Lebih jauh, salah satu perhatian berada pada area Driving Range. Pemerintah ingin memastikan seluruh fasilitas pendukung benar-benar aman digunakan sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat saat beraktivitas.

Selain itu, fasilitas kolam renang yang menjadi bagian dari Sport Hub juga belum sepenuhnya siap digunakan. Saat ini masih terdapat pekerjaan penyempurnaan pada sejumlah kelengkapan yang dibutuhkan sebelum fasilitas tersebut dapat dibuka untuk umum.

“Kondisi ini membuat target pemanfaatan kawasan olahraga baru di Gor Segiri harus menunggu hingga seluruh proses penyempurnaan selesai dilakukan,” terangnya.

Saefuddin menegaskan, pemerintah tidak ingin memaksakan operasional fasilitas hanya demi mengejar target waktu apabila masih ditemukan aspek yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kenyamanan pengunjung.

Di sisi lain, akses dan infrastruktur penunjang di kawasan tersebut juga masih memerlukan pembenahan. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran lanjutan pada tahun ini untuk mendukung penyelesaian sejumlah pekerjaan yang belum tuntas.

Menurut Saefuddin, keberadaan fasilitas olahraga modern harus dibarengi dengan standar keamanan yang memadai agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Karena itu, pemkot memilih menuntaskan seluruh kekurangan yang ada terlebih dahulu sebelum membuka Driving Range maupun Sport Hub secara resmi.

“Yang penting bisa digunakan dengan aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemkot menargetkan proses penyempurnaan dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan sehingga fasilitas yang telah dibangun tersebut tidak hanya siap secara fisik.

“Tetapi juga memenuhi standar keselamatan bagi para penggunanya,” tandasnya.

Related posts

Mahasiswa Diingatkan, Fungsi Kementerian HAM Tak Hanya Penegakan Hukum

Ratu

Zona Berpasir Jadi Tantangan, Pemkot Samarinda Genjot Kesiapan TPA Sambutan

Ratu

Utang Rp2 Miliar Lunas, Dinas Ketapang Fokus Program

Emmy Haryanti