Samarinda, Infosatu.co – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Samarinda menjadi momentum bagi partai berlambang pohon beringin itu untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun arah perjuangan lima tahun ke depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda Andi Satya Adi Saputra mengatakan Musda tidak semestinya hanya dipandang sebagai agenda rutin lima tahunan.
Forum tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan langkah politik partai menuju Pemilu 2029.
“Musda ini bukan hanya sekadar event lima tahunan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat soliditas, mempererat persaudaraan, dan menyusun arah perjuangan Partai Golkar lima tahun ke depan,” ujar Andi Satya dalam Musda XI Golkar Samarinda di Samarinda, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurutnya, pelaksanaan Musda juga merupakan bagian dari mandat yang diberikan DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur kepada dirinya selaku Plt Ketua DPD Golkar Samarinda.
Mandat tersebut mencakup konsolidasi internal sekaligus penyelenggaraan Musda secara demokratis untuk menentukan kepemimpinan dan arah organisasi ke depan.
Andi Satya menyampaikan apresiasi kepada DPD Partai Golkar Kaltim yang dinilainya berhasil meningkatkan kekuatan politik partai pada pemilu sebelumnya. Golkar Kaltim berhasil meraih 15 kursi di DPRD Provinsi Kaltim.
Capaian tersebut, kata dia, menjadi motivasi bagi Golkar Samarinda untuk meningkatkan performa politik di tingkat kota.
“Kami berharap Golkar Samarinda bisa mereplikasi keberhasilan ini dan pada Pemilu 2029 menjadi kekuatan utama politik di Kota Samarinda,” katanya.
Ia menilai target tersebut membutuhkan konsolidasi yang kuat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Karena itu, Musda diharapkan tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan baru, tetapi dilanjutkan dengan kerja organisasi yang lebih terarah.
Andi Satya juga mengapresiasi jajaran panitia, anggota fraksi, pimpinan Golkar tingkat kecamatan dan kelurahan, serta seluruh kader yang terlibat dalam pelaksanaan Musda XI.
Ia berharap forum tersebut berjalan aman dan menghasilkan keputusan yang demokratis serta memberikan manfaat bagi keberlangsungan organisasi.
“Lebih penting dari sekadar melahirkan kepengurusan baru, kami ingin Musda ini menghasilkan semangat baru, budaya baru, etos kerja baru, dan komitmen baru,” tegasnya.
Semangat tersebut, lanjut Andi Satya, diperlukan untuk mengembalikan Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kota Samarinda.
Ia menekankan kepengurusan baru nantinya memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan hasil Musda ke dalam kerja politik dan konsolidasi organisasi secara berkelanjutan.
“Komitmen baru untuk kembali menjadikan Partai Golkar sebagai kekuatan politik terdepan di Kota Samarinda,” pungkasnya.
