infosatu.co
PEMERINTAH

Jalan Anggana-Muara Badak Kian Mulus Berkat Rp53,53 Miliar, Bahu Jalan Masih Jadi PR

Teks: Kondisi jalan mulus Anggana - Muara Badak (foto IST)

Kukar, Infosatu.co – Perbaikan jalan pesisir Anggana-Muara Badak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menunjukkan hasil. Sebagian ruas yang sebelumnya menjadi akses penghubung aktivitas masyarakat kini lebih nyaman dilalui setelah mendapat dukungan anggaran Rp53,53 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun, peningkatan kondisi badan jalan belum sepenuhnya diikuti kelengkapan infrastruktur keselamatan. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyoroti belum memadainya bahu jalan di sisi kiri dan kanan ruas yang telah menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement.

Dengan ketinggian beton rata-rata lebih dari 30 sentimeter, perbedaan permukaan jalan tersebut dinilai berisiko apabila kendaraan keluar dari badan jalan. Kondisi itu bahkan berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga terguling.

“Ini sangat berbahaya. Satu saja bannya jatuh bisa terguling,” ujarnya saat meninjau ruas jalan di Kilometer 12 Anggana-Muara Badak, Minggu, 1 November 2026.

Karena itu, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar untuk membahas penambahan bahu jalan di sepanjang ruas tersebut.

Menurutnya, pembenahan juga perlu mencakup pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU). Dengan demikian, peningkatan kualitas jalan tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pengendara, termasuk saat melintas pada malam hari.

“Tolong ditandai lokasi-lokasi yang perlu penanganan. Koordinasikan dan segera duduk bersama untuk merapikan. Kalau mereka tidak bisa tangani, kita wajib bantu. Apakah dengan bantuan keuangan atau belanja yang diserahkan. Itu teknis saja,” tegasnya.

Adapun peningkatan jalan Anggana-Muara Badak merupakan hasil kolaborasi Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar. Dari total panjang ruas sekitar 47 kilometer, Pemkab Kukar telah mengerjakan jalan sepanjang 23,17 kilometer.

Sementara itu, Pemprov Kaltim memberikan dukungan melalui bantuan keuangan sebesar Rp44,03 miliar untuk penanganan sepanjang 3,7 kilometer. Selain itu, terdapat pekerjaan melalui APBD provinsi senilai Rp9,51 miliar untuk ruas sepanjang 863 meter.

Secara keseluruhan, dukungan Pemprov Kaltim mencapai Rp53,53 miliar dengan panjang penanganan sekitar 4,6 kilometer.

Ia menegaskan, jalur Anggana-Muara Badak memiliki peran strategis karena menjadi penghubung aktivitas ekonomi kawasan pesisir yang mencakup Kukar, Bontang, Kutai Timur hingga Berau.

Jalur tersebut menjadi salah satu akses distribusi barang, jasa, serta mobilitas penumpang. Karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan tersebut diharapkan turut memperlancar pergerakan ekonomi antardaerah.

“Ekonomi kawasan pesisir harus bisa tumbuh dan rakyat sejahtera menerima manfaatnya,” tegasnya.

Selain jalur pesisir, ia menyatakan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jalan juga diarahkan ke kawasan pedalaman dan perbatasan, terutama Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Ia ingin kondisi jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, kabupaten/kota maupun nasional terus ditingkatkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kaltim.

Related posts

Klaster Logistik Kaltim Dibentuk, Respons Bencana Ditarget Bergerak Kurang dari 72 Jam

R'sya Rahmadina

BPBD Catat 2.540 Kali Karhutla Terjadi di Kaltim, Lahan Terbakar Capai 10.691 Hektare

Rizki

Rudy Mas’ud Sisir Jalur Pesisir, Pantau Infrastruktur Sampai Maloy

R'sya Rahmadina