infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Peringati HKN ke-62, PKK Samarinda dan Prodia Akan Gelar Pap Smear Gratis untuk 100 Peserta

Teks: Ketua TP-PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun. (Foto: Dok/Pemkot Samarinda)

Samarinda, Infosatu.co – Upaya mencegah kanker serviks tidak harus menunggu munculnya gejala. Melalui deteksi dini, risiko penyakit dapat dikenali lebih cepat sehingga peluang penanganan menjadi lebih baik.

Berangkat dari semangat tersebut, Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Samarinda bekerja sama dengan Prodia menggelar pemeriksaan Pap Smear gratis bagi masyarakat umum dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026.

Kegiatan bertajuk Gebyar PKK Sehat dan Berdaya itu akan berlangsung pada Kamis, 12 November 2026 mendatang, pukul 08.00 –17.00 Wita, dengan kuota terbatas untuk 100 peserta. Biaya pemeriksaan ditanggung melalui BPJS Kesehatan sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan deteksi dini kanker leher rahim bagi perempuan.

Ketua TP-PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan sekaligus ajakan agar masyarakat tidak ragu melakukan pemeriksaan sejak dini.

“Deteksi dini merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan perempuan. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini agar pemeriksaan dapat dilakukan lebih awal sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri,” ungkapnya, Minggu, 1 November 2026.

la menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks.

Menurut Rinda, edukasi dan pemeriksaan rutin perlu berjalan beriringan agar perempuan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

“Melalui Gebyar PKK Sehat dan Berdaya, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan reproduksi adalah investasi bagi kualitas hidup perempuan dan keluarganya,” ucapnya.

Diketahui, panitia menetapkan sejumlah persyaratan bagi peserta yang ingin mengikuti pemeriksaan. Peserta merupakan perempuan berusia di atas 15 tahun yang sudah pernah melakukan hubungan seksual, tidak sedang menstruasi, tidak menggunakan tampon, jeli, atau krim vagina selama dua hari sebelum pemeriksaan, tidak melakukan douche vagina selama dua hari sebelumnya, serta tidak melakukan hubungan seksual satu hari sebelum pemeriksaan.

Selain itu, peserta juga belum menjalani pemeriksaan IVA maupun Pap Smear pada tahun yang sama. Hasil pemeriksaan diperkirakan dapat diterima dalam waktu sekitar dua minggu setelah pelaksanaan.

Rinda menilai pemeriksaan berkala menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Ia mengingatkan bahwa Pap Smear dianjurkan dilakukan secara rutin, yakni satu kali dalam setahun, sesuai kebutuhan dan rekomendasi pelayanan kesehatan.

“Kami berharap semakin banyak perempuan yang menyadari bahwa pemeriksaan rutin bukan sekadar memenuhi anjuran kesehatan, tetapi menjadi langkah nyata untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko penyakit,” tegasnya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan dan kode QR yang telah disediakan panitia pada materi publikasi kegiatan. Dengan kuota yang terbatas, masyarakat diimbau segera melakukan pendaftaran agar dapat mengikuti layanan pemeriksaan tersebut.

Melalui kolaborasi TP-PKK Kota Samarinda dan Prodia, Rinda berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat budaya deteksi dini di tengah masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi awal tumbuhnya kebiasaan untuk lebih peduli terhadap kesehatan perempuan. Semakin dini pemeriksaan dilakukan, semakin besar peluang menjaga kualitas hidup di masa depan,” pungkasnya. (ADV)

Related posts

Terima Ulos dari Jemaat HKBP, Andi Harun Serukan Kerukunan dan Kebersamaan di Samarinda

Musriva

Pengisian Sembilan Jabatan Eselon II Pemkot Samarinda Masih Menunggu Arahan Wali Kota

Musriva

Dari Pendaftaran hingga Penyuluhan, Puskesmas Segiri Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu

Musriva