infosatu.co
HUKUMSamarinda

GMPPKT Gelar Aksi, Pembangunan Pasar Rawa Indah Diduga Bermasalah

Penulis : Aunillah – Editor: Achmad

Samarinda, infosatu.co – Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan Kaltim (GMPPKT), menggelar aksi di depan Kejaksaan Tinggi Kaltim. Aksi tersebut digelar karena adanya indikasi penyelewengan terhadap pembangunan Pasar Rawa Indah Kota Bontang. Dalam orasinya menuntut kepada Kejaksaan Tinggi Kaltim, untuk mengusut oknum pejabat yang terlibat dalam pembangunan pasar tersebut.

 

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kaltim, Muh. Farid, mengatakan data yang diberikan saat ini masih berbentuk informasi dan kliping koran bukan data.

“Data saat ini hanya berbentuk informasi, meskipun demikian kami akan terus telaah dan memperlajarinya, kalau memang sampai perlu dibentuk tim, nanti kami akan sampaikan,” terangnya kepada awak media, Senin (3/2/2020)

Ia, menegaskan bahwa Kejaksaan Tinggi Kaltim, tidak alergi terhadap laporan masyarakat yang diberikan. Kami nanti akan menindak lanjuti laporan yang masuk tergantung cukup bukti atau tidak, itu pertanyaannya.

“Intinya laporan hari ini kami terima, seperti apa tindak lanjutnya, pimpinan yang punya wewenang, nantinya kami akan simpulkan dan disampaikan terkait tindak lanjut masuknya laporan hari ini,” ujarnya.

Sementara koordinator lapangan Abidin, mengatakan bahwa terdapat temuan yang menjanggalkan pada bangunan yang seharusnya diresmikan pada tahun kemarin.

Saat ini bangunan harusnya tinggal finishing saja, tapi sampai saat ini belum selesai dan belum diresmikan. Seharusnya diakhir tahun kemarin telah rampung.

“Ada beberapa temuan seperti pada bangunan gedung retak, sehingga kami menduka terdapat pengurangan volume didalam konstruksi bangunan tersebut,” jelasnya.

Related posts

Dampak Intrusi Air Laut, Empat Hari Warga Sungai Kapih Rela Antre Berjam-Jam Demi Air Bersih

Rizki

Tekan Risiko Karhutla, Polresta Samarinda Pasang Maklumat Larangan Membakar di Sejumlah Titik Strategis

Rizki

September Makin Seru! Cek Promo Hotel Claro Pandurata Samarinda dari Paket Menginap hingga Kuliner

Rizki