Samarinda, Infosatu.co – Cabang olahraga (cabor) Orado atau olahraga domino resmi mendapat tempat di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Namun, karena masih berstatus eksibisi, pelaksanaan pertandingan domino di Paser nantinya disiapkan dengan sistem gotong royong.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Orado Kaltim Muhammad Awaluddin mengatakan pendanaan pelaksanaan Orado di Porprov VIII Kaltim tidak sepenuhnya mengandalkan anggaran KONI. Pengurus di 10 kabupaten/kota bersama pemerintah provinsi akan berbagi beban pembiayaan.
“Karena cabor baru di KONI Kaltim, kami 10 Pengcab sudah terbentuk dan sepakat urunan semua. Beban ini kita bagi semua Pengcab beserta Pemprov,” ujarnya belum lama ini.
Orado resmi masuk dalam naungan KONI Kaltim melalui rapat pleno pada Senin, 5 Oktober 2026. Meski baru pertama kali tampil di Porprov, Awaluddin menyebut persiapan organisasi di daerah sudah relatif siap karena kepengurusan Orado telah terbentuk di seluruh 10 kabupaten/kota.
Untuk nomor pertandingan, Orado akan mempertandingkan dua kategori, yakni nomor berpasangan dan perorangan (single). Karena masih berstatus eksibisi, jumlah peserta turut dibatasi.
“Untuk 10 kabupaten/kota itu terdiri dari 32 pasangan dan 32 orang untuk single. Masing-masing Pengcab bisa mengirimkan sekitar 8-10 atlet,” terangnya.
Dari sisi usia, Orado menerapkan ketentuan yang cukup terbuka. Atlet minimal berusia 17 tahun, sementara batas usia maksimal tidak ditentukan.
“Usia atlet tidak terbatas. Selama masih bisa bermain domino, insyaallah masih bisa. Mulai umur 17 tahun ke atas,” jelasnya.
Sementara untuk teknis pertandingan, Orado Kaltim akan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Pengurus Besar (PB) Orado. Jalannya pertandingan nantinya dipimpin wasit atau delegasi dari tingkat pusat.
Adapun lokasi pertandingan masih dalam pembahasan. Dua opsi yang disiapkan yakni Hotel Claro dan Big Mall Samarinda. Kepastian venue akan dilaporkan kepada KONI Kaltim setelah persiapan daftar atlet dan teknis pelaksanaan dirampungkan.
“Kemungkinan tiga sampai empat hari ke depan kami akan laporan ke KONI untuk persiapan atlet, nama-nama atlet, sama tempat pelaksanaan,” ungkapnya.
Porprov VIII Kaltim sendiri dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026 mendatang.
