Samarinda, Infosatu.co – Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menorehkan prestasi luar biasa di level internasional.
Lima atlet taekwondo binaannya sukses membawa pulang lima medali dari ajang MBW International Malaysia Open 2026, yang terdiri atas dua medali emas, dua perak dan satu perunggu.
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet muda Kaltim sekaligus menunjukkan regenerasi atlet taekwondo terus berjalan.
Menariknya, salah satu atlet, Nouval Alfa Meidy berhasil menembus partai final pada debutnya di kategori senior meski baru berusia 17 tahun.
Pelatih taekwondo SKOI Kaltim Eny Pangestuningsih mengatakan keberhasilan para atlet merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari atlet, pelatih hingga dukungan orang tua.
“Ini hasil kolaborasi orang tua siswa, pelatih, dan SKOI Kaltim,” ujarnya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Dua medali emas dipersembahkan Zaqira Nurhalisa yang turun di kelas U-46 kilogram putri junior dan Meyka Aurora Wihelina di kelas U-55 kilogram putri junior.
Sementara dua medali perak diraih Nouval Alfa Meidy pada nomor U-74 kilogram senior putra serta Sulthan Muzhaffar Syamsi Al Ayyubi di kelas U-58 kilogram senior putra.
Adapun satu medali perunggu disumbangkan Grescya Renata Silalahi dari kelas U-49 kilogram putri junior.
Eny menjelaskan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses latihan yang dijalani para atlet secara konsisten.
Selain pembinaan teknik, aspek fisik dan mental juga menjadi perhatian utama selama persiapan menghadapi kejuaraan internasional.
Menurutnya, capaian di Malaysia Open menjadi modal penting bagi atlet-atlet muda Kaltim untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Di balik keberhasilan tersebut, para atlet mendapat pendampingan dari tim pelatih yang terdiri atas Eny Pangestuningsih, Kasdaniati Aziz, serta pelatih fisik Herdiansyah.
Eny berharap prestasi yang diraih di Malaysia dapat menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu mengharumkan nama Kaltim maupun Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.
“Kami optimistis regenerasi atlet taekwondo Kaltim terus berjalan. Semoga mereka bisa terus berprestasi dan membawa nama daerah di tingkat dunia,” kata Eny mengakhiri.
