infosatu.co
PENDIDIKAN

Generasi Qurani Bertambah, 728 Santri Bontang Lulus Munaqasyah

Teks: Sebanyak 728 santri TKA/TPA/TQA Kota Bontang dinyatakan lulus munaqasyah pada Wisuda Santri ke-20 tingkat Kota Bontang tahun 2026. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, Infosatu.co -Sebanyak 728 santri Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA) di Kota Bontang dinyatakan lulus munaqasyah pada Wisuda Santri ke-20 tingkat Kota Bontang tahun 2026.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 798 peserta yang mengikuti munaqasyah yang diselenggarakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bontang.

Kegiatan bertema “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang” itu dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni beserta sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus BKPRMI.

Dalam sambutannya, Neni mengapresiasi konsistensi BKPRMI yang selama dua dekade terus membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an di Kota Bontang.

Menurutnya, wisuda santri bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi bukti keberhasilan pendidikan Islam dalam membentuk karakter generasi muda.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bukti nyata keberhasilan pendidikan Islam bagi generasi muda Kota Bontang,” ujarnya dalam acara yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman PKT, Minggu, 14 Juni 2026.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan, Pemerintah Kota Bontang juga memberikan insentif rutin sebesar Rp2 juta per bulan bagi para ustaz dan ustazah pengajar TKA/TPA/TQA.

Selain itu, program bantuan pendidikan melalui Bontang Pintar disebut terus dijalankan guna mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.

Wakil Ketua DPW BKPRMI Kalimantan Timur Endro S. Effendi, menilai kebijakan insentif guru ngaji di Bontang menjadi salah satu yang tertinggi di Kalimantan Timur bahkan Indonesia.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an.

Dalam kesempatan itu, Neni juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai.

“Keluarga adalah madrasah utama bagi anak. Mari hidupkan rumah dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan selalu dampingi anak menghadapi tantangan zaman,” tutupnya.

Related posts

Belasan Anak Perbatasan Kutim Tetap Difasilitasi Sekolah di Bontang

Rizki

IKIP PGRI Kaltim Temukan Beasiswa Ganda, Gratispol Segera Kembali ke Pemprov

Ratu

Hari Pertama SPMB, SMPN 22 Samarinda Buka Layanan Pendampingan bagi Pendaftar

Emmy Haryanti