infosatu.co
KESEHATAN

Pembangunan RSUD Senilai Rp297 Miliar di Kutai Barat Masih Menunggu FS dan DED

Teks: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Jaya Mualimin. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, Infosatu.co – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di Kabupaten Kutai Barat senilai Rp297 miliar ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027.

Saat ini, proyek tersebut masih memasuki tahap penyusunan dokumen perencanaan sebagai syarat sebelum konstruksi dimulai.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Jaya Mualimin mengatakan sepanjang 2026 pemerintah masih memfokuskan penyusunan dokumen teknis, mulai dari feasibility study (FS), master plan, hingga Detail Engineering Design (DED).

“Tahun ini baru perencanaannya,” ujar Jaya, Kamis, 30 Juli 2026.

Menurutnya, peletakan batu pertama (groundbreaking) ditargetkan dapat dilakukan pada 2027. Namun, pelaksanaan pembangunan tetap bergantung pada hasil kajian yang saat ini tengah disusun.

“Pembangunannya nanti menyesuaikan hasil feasibility study, kemudian master plan dan DED,” katanya.

RSUD tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 70 hektare di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat.

Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kalimantan Timur yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses terhadap rumah sakit.

Selain membangun fasilitas kesehatan baru, Pemprov Kaltim juga akan menambah tenaga kesehatan untuk mendukung operasional rumah sakit tersebut. Saat ini, jumlah tenaga kesehatan di Kutai Barat baru sekitar 70 orang.

Jaya menjelaskan kebutuhan SDM akan dipenuhi melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun mekanisme perpindahan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) dari rumah sakit dan Dinas Kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kita akan jaring melalui seleksi CPNS maupun peminatan perpindahan tugas tenaga ASN di setiap rumah sakit maupun Dinas Kesehatan Kaltim dan kabupaten/kota jika ada yang berminat pindah tugas ke sana,” pungkasnya.

Related posts

Skrining Kesehatan hingga Deteksi Stunting Warnai Hari Anak Nasional di Kaltim

Rizki

Pemprov Kaltim Tambah 10 Ribu Penerima PBI BPJS Kesehatan pada 2027

Rizki

Baru 300 Ribu Warga Jalani CKG, Pemeriksaan Massal Pelajar Disiapkan Dongkrak Partisipasi

Rizki