infosatu.co
Samarinda

Relokasi Pelabuhan Yos Sudarso Terkendala Akses Jalan, Lima Jalur ke Palaran Masih Dikaji

Teks: Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Rencana pemindahan aktivitas Pelabuhan Yos Sudarso ke kawasan Palaran di Kota Samarinda masih menghadapi pekerjaan rumah besar di sektor infrastruktur darat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kini fokus mengkaji lima alternatif akses jalan menuju lokasi pelabuhan baru guna memastikan konektivitas berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu menjelaskan pembahasan mengenai pengembangan pelabuhan di Palaran telah dilakukan bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun. Dalam rapat tersebut, Dishub memaparkan sejumlah opsi jalan pendekat yang akan menjadi akses utama menuju kawasan pelabuhan.

“Pelabuhan Yos Sudarso yang saat ini melayani penumpang dan kargo direncanakan dipindahkan ke Palaran. Dalam pembahasan tadi, kami juga memaparkan sejumlah alternatif akses jalan menuju kawasan pelabuhan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini terdapat lima alternatif jalur yang sedang dikaji. Kajian tidak hanya mencakup penentuan trase, tetapi juga mempertimbangkan lebar jalan, kebutuhan lahan, hingga potensi dampak sosial yang dapat ditimbulkan terhadap warga sekitar.

Pemerintah berupaya memilih jalur yang paling efektif sekaligus meminimalkan pembebasan lahan dan gangguan terhadap permukiman masyarakat.

“Kami masih melihat jalur mana yang paling dekat dan paling memungkinkan untuk dibangun dengan dampak sosial yang seminimal mungkin,” katanya.

Selain akses jalan, pemerintah juga masih melakukan pemetaan kebutuhan lahan. Proses pendataan saat ini melibatkan pemerintah kelurahan dan kecamatan guna mengetahui kondisi eksisting kawasan yang akan terdampak pembangunan.

Di sisi lain, lokasi terminal penumpang telah mengacu pada Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang berlaku. Sementara untuk terminal barang atau kargo, pemerintah masih mempertimbangkan dua alternatif lokasi yang dinilai memiliki potensi mendukung aktivitas logistik di masa depan.

“Untuk terminal barang ada dua opsi yang sedang dikaji. Bahkan ada kemungkinan nantinya fasilitas tertentu dapat terintegrasi dengan terminal yang sudah ada, tergantung hasil kajian lebih lanjut,” jelasnya.

Meski persiapan terus berjalan, realisasi pengembangan pelabuhan di Palaran masih bergantung pada proses administrasi di tingkat nasional.

Pemkot Samarinda telah mengusulkan kawasan tersebut agar masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN), yang menjadi salah satu syarat penting sebelum proyek dapat dilaksanakan secara penuh.

Dishub optimistis terminal penumpang di Palaran dapat mulai difungsikan pada 2027. Keyakinan tersebut didasarkan pada kondisi infrastruktur sisi laut yang sebagian besar telah terbangun melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau untuk terminal penumpang harapannya bisa beroperasi pada 2027. Sisi lautnya sebenarnya sudah terbangun, sehingga yang perlu dituntaskan adalah akses darat dan fasilitas pendukung lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, kebutuhan anggaran pembangunan jalan menuju kawasan pelabuhan masih dalam tahap perhitungan. Pemerintah pusat saat ini tengah melakukan kajian teknis untuk menentukan besaran biaya yang dibutuhkan.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga mulai menyiapkan skema pengelolaan pelabuhan setelah beroperasi. Nantinya, terminal akan dikelola melalui skema Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dengan mekanisme konsesi.

Namun untuk saat ini, fokus utama pemerintah tetap pada penyelesaian akses darat yang dinilai menjadi kunci keberhasilan relokasi Pelabuhan Yos Sudarso ke Palaran.

“Tanpa dukungan jaringan jalan yang memadai, operasional terminal penumpang maupun kargo dikhawatirkan tidak dapat berjalan maksimal,” pungkasnya.

Related posts

Booth Permanen Teras Samarinda Jadi Rebutan, Pendaftaran Lewat Dinas UMKM dan BPKAD

Emmy Haryanti

Dari Kawasan Sepi Menjadi Magnet Warga, Teras Samarinda Mulai Berkontribusi ke PAD

Emmy Haryanti

Lima Kandidat Lolos Tahap Awal Pilrek Unmul, Keterwakilan Perempuan Masih Nihil

Emmy Haryanti