infosatu.co
Lifestyle

Benarkah Air Es Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Diketahui

Teks: Ilustrasi seseorang sedang minum air putih dingin setelah berolahraga. (AI)

Samarinda, Infosatu.co – Anggapan bahwa minum air es atau air dingin dapat menyebabkan berat badan naik masih banyak dipercaya masyarakat. Tak sedikit orang yang menghindari air es saat menjalani program diet karena khawatir lemak dalam tubuh akan menumpuk.

Namun, anggapan tersebut ternyata tidak didukung oleh bukti ilmiah. Para ahli menegaskan bahwa air putih, baik dalam kondisi dingin maupun hangat, tidak mengandung kalori sehingga tidak menjadi penyebab kenaikan berat badan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga menjelaskan, obesitas terjadi akibat ketidakseimbangan antara energi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman dengan energi yang dikeluarkan melalui aktivitas fisik.

Kelebihan energi tersebut kemudian disimpan dalam bentuk lemak. Dengan demikian, kenaikan berat badan lebih dipengaruhi pola makan dan gaya hidup, bukan karena suhu air yang dikonsumsi.

Bahkan, saat mengonsumsi air dingin, tubuh justru memerlukan sedikit energi tambahan untuk menyesuaikan suhu air dengan suhu tubuh. Proses yang dikenal sebagai termogenesis ini memang membakar kalori, tetapi jumlahnya sangat kecil sehingga tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan ataupun kenaikan berat badan.

Karena itu, masyarakat tidak perlu takut mengonsumsi air putih dingin selama tidak memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan menghindarinya.

Yang lebih penting adalah menjaga pola makan bergizi seimbang, membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, rutin beraktivitas fisik, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.

Related posts

Buah Utuh atau Jus, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan Tubuh?

Rizki

Olahraga Pagi atau Malam, Mana yang Lebih Baik?

Rizki

Mengenal Slow Living, Gaya Hidup yang Disebut Baik untuk Kesehatan Mental

Rizki